“Ini sangat berbahaya sekali, yang saya takutkan kepala daerah lain akan latah ikut-ikutan doyan menutup tempat ibadah agama non muslim, dan ini akan sangat menakutkan rakyat yang kebetulan beragama non muslim,” paparnya.
Tempat Ibadah Dilindungi Kenapa Ijin Jadi Masalah
Andi Salim menyayangkan tindakan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menutup Gereja di Purwakarta karena soal perijinan. Jika masalahnya hanya ijin bangunan, seharusnya sebagai pemimpin dan pengayom rakyat, Bupati membantu menerbitkan ijin tempat ibadah tersebut tanpa membeda-bedakan agama.
“Karena tempat beribadah itu kan tempat suci, nggak mungkin akan ada orang berbuat jahat di tempat yang disakralkan sehingga tempat ibadah tak berpotensi memunculkan konflik atau kejahatan, kenapa ngotot sekali harus ada ijin, kayak ijin mau demo aja,” ujar Andi Salim.
Sehingga tindakan bupati menutup Gereja itu disebutkan Andi Salim sebagai perbuatan dzolim kepada orang lemah.
Andi yakin apa yang dilakukan Bupati Purwakarta Anne pasti akan ada balasannya dari Tuhan. Ada siang ada malam, ada asap ada api, ada hukum karma.
“Orang yang mendzolimi itu akan dibalas oleh Allah SWT di hari pembalasan nanti, apa yang Bupati lakukan itu dicatat oleh Malaikat, perbuatan tidak baik Bupati menutup tempat orang beribadah adalah dosa,” ujar Andi Salim.
Menurut Andi alasan penutupan tempat beribadah itu sangat remeh temeh dan sengaja dikondisikan.
Serukan Bupati Purwakarta Lindungi dan Hargai Umat Non Muslim
Andi menyerukan kepada Bupati Anne sebagai pemimpin memiliki sikap menghormati atau toleransi terhadap kepercayaan dan budaya orang lain.
“Karena berlandaskan toleransi, masyarakat Indonesia dengan berbagai macam agama harus saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan agamanya dan kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, juga bernegara,” kata Andi Salim.
Karena, lanjut Andi Salim, negara melindungi, menjamin, membina, dan mengarahkan kehidupan beragama sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya.
“Pemerintah bertugas memberikan bimbingan dan pembinaan pada seluruh agama di Indonesia tanpa membeda-bedakannya,” paparnya.
“Pemerintah juga bertugas menjamin keamanan, kenyamanan beragama masyarakatnya, dan juga memelihara kerukunan antarumat,” lanjutnya.
Gereja di Purwakarta Disegel Karena Tak Berizin
Belakangan ini, nama Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika ramai diperbincangkan usai menutup Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yang berada di Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, Sabtu (1/4) sore silam.












