Epstein Jadikan Zorro Ranch Peternakan Manusia Ras Unggul dan Pelampiasan Hasrat Seks Menyimpang

Pada 2019, New York Times dalam laporan berjudul “Jeffrey Epstein’s Little Secret: He Hoped to Seed the Human Race With His DNA” mengungkap bahwa Epstein berencana menjadikan Zorro Ranch sebagai pusat operasional untuk menyebarkan DNA-nya, dengan tujuan menciptakan generasi manusia unggul melalui perkembangbiakan.

Zorro Ranch, Peternakan Mewah Jefrrey Epstein Untuk Perdagangan Seks Hibur Tamu Elit Global

New York, EDITOR.ID – Mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein menjadikan lahan peternakan superluas bernama Zorro Ranch yang berlokasi di New Mexico sebagai pusat pengembangbiakan manusia untuk menyebarkan DNA-nya, dengan tujuan menciptakan generasi manusia unggul. Epstein juga menggunakan rumah mewah ini untuk melampiaskan hasrat seksual menyimpang dengan anak dibawah umur.

Pada 2019, New York Times dalam laporan berjudul “Jeffrey Epstein’s Little Secret: He Hoped to Seed the Human Race With His DNA” mengungkap bahwa Epstein berencana menjadikan Zorro Ranch sebagai pusat operasional untuk menyebarkan DNA-nya, dengan tujuan menciptakan generasi manusia unggul melalui perkembangbiakan.

Tak hanya itu, peternakan yang juga dikenal dengan nama Zyzzyx tersebut diduga menjadi lokasi pemenuhan hasrat seksual menyimpang Epstein. Dalam dakwaan Departemen Kehakiman AS terhadap mantan kekasihnya, Ghislaine Maxwell, pada 2020, disebutkan bahwa Epstein dan Maxwell melakukan pelecehan seksual terhadap korban di bawah umur di Zorro Ranch pada 1996.

Jeffrey Epstein selama ini diketahui memiliki sejumlah properti mewah di Amerika Serikat, mulai dari dua pulau pribadi di Kepulauan Virgin AS hingga rumah tujuh lantai di New York. Namun, salah satu aset Epstein yang paling mencolok adalah Zorro Ranch.

Properti mewah dan luas itu berada di New Mexico, Amerika Serikat. Properti ini sering disalahartikan sebagai ranch di Mexico karena lokasinya di negara bagian New Mexico.

Diduga Jadi Kedok Kejahatan

Seiring terungkapnya jutaan halaman dokumen Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat, muncul dugaan bahwa pembelian Zorro Ranch bukan sekadar untuk kepentingan peternakan. Lahan tersebut disebut-sebut menjadi bagian dari rencana gelap Epstein.

Meski demikian, hingga kini belum ada penyelidikan mendalam terkait dugaan kejahatan seksual yang terjadi di kawasan tersebut. Anggota DPR Negara Bagian New Mexico dari Santa Fe, Andrea Romero, menyatakan masih minim bukti yang terungkap secara menyeluruh.

“Komisi ini secara khusus akan mencari kebenaran tentang apa yang diketahui para pejabat, bagaimana kejahatan dilaporkan atau tidak dilaporkan, dan bagaimana negara dapat memastikan bahwa hal ini tidak akan pernah terjadi lagi,” ujar Romero, dikutip dari CTV News.

Villa Mewah untuk Perdagangan Seks dan Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur

Pusat operasional kejahatan telah melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap Zorro Ranch milik Jeffrey Epstein.

Penyidik menemukan fakta Zorro Ranch digunakan sebagai salah satu lokasi utama untuk melakukan perdagangan seks dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Zorro Ranch juga disebut-sebut sebagai empat pertemuan para elit global. Properti milik Jeffrey Epstein seluas lebih dari 4.000 hektar dibuat sedemikian rupa agar bisa digunakan untuk menghibur tamu-tamu elit.

Profil Peternakan Mewah Zorro Ranch

Zorro Ranch berdiri di atas lahan seluas sekitar 4.000 hektare. Di kawasan tersebut, Epstein membangun sebuah rumah mewah dengan luas kurang lebih 2.700 meter persegi, lengkap dengan taman hijau yang tertata rapi. Rumah tersebut dikelilingi pepohonan dan tanaman hias, serta memiliki halaman luas dengan kolam air di bagian tengahnya.

Dilansir dari situs Forbes, Rabu (4/2/2026), Epstein membeli lahan peternakan itu pada 1993 dengan nilai sekitar US$ 12 juta. Seiring waktu, kawasan tersebut berkembang menjadi kompleks properti tertutup dengan berbagai fasilitas kelas atas.

Di area dekat pintu masuk peternakan, Epstein membangun sekitar 10 unit rumah kecil serta sebuah rumah khusus penjaga untuk membatasi akses orang luar. Fasilitas lainnya mencakup kolam renang indoor, pusat kebugaran, perpustakaan, ruang tamu besar, hingga garasi khusus untuk kendaraan pribadi dan tamu.

Zorro Ranch juga dilengkapi kandang kuda berukuran besar, arena pacuan kuda, serta rumah kaca untuk menanam tanaman hias. Luasnya area peternakan memungkinkan dibangunnya landasan pacu rumput sepanjang sekitar 1.300 meter, helipad untuk helikopter, serta hanggar pesawat.

Dijual Setelah Epstein Meninggal

Keadaannya pasca Jeffrey Epstein ditahan dan mengakhiri hidupnya dipenjara pada 2019. Zorro Ranch akhirnya dijual pada bulan Agustus 2023 oleh pihak pengelola warisan (estate) Epstein. Zorro Ranch dijual kepada sebuah perusahaan bernama San Rafael Ranch. Nilai transaksi tidak diumumkan secara resmi, namun diperkirakan mencapai sekitar US$ 18 juta atau setara Rp 302 miliar.

Penjualan tersebut menandai berakhirnya kepemilikan salah satu properti paling kontroversial yang pernah dimiliki Jeffrey Epstein, yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan dan misteri.

Hewan apa yang diternakkan?

Secara resmi, lahan tersebut beroperasi sebagai peternakan komersial (termasuk grazing land atau padang rumput untuk penggembalaan). Foto-foto yang dirilis menunjukkan Epstein memelihara anjing bibit unggul di ranch tersebut.

Peternakan Manusia

Namun, fokus utama perhatian publik bukanlah pada hewan ternaknya, melainkan pada penggunaan manusia di dalamnya.

Hal tersebut didasarkan pada ambisi transhumanisme/Eugenika, merupakan investigasi mengulik dari New York Times (2019), mengungkapkan bahwa Epstein memiliki rencana gelap untuk menjadikan peternakan tersebut sebagai pusat operasional di mana ia akan membuahi banyak wanita dengan spermanya sendiri untuk menciptakan “ras unggul” atau “super-race” manusia. ***

Leave a Reply