Prabowo: Ada Pihak Yang Danai Anak-Anak Bikin Rusuh, Biar Investor Asing Ogah Tanam Modal

Prabowo Ungkap Alasan Tak Pernah Lagi Joget Usai Jadi Presiden

Presiden Prabowo Subianto Foto Tangkapan Layar Kanal Youtube PAN TV

Jakarta, EDITOR.ID,- Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan dugaan adanya pihak tertentu mendanai anak-anak yang tidak mengerti apa-apa. Mereka berusaha untuk membuat kerusuhan dan kekacauan di Indonesia. Ia mengatakan mereka tak mau Indonesia menjadi negara maju.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo saat menghadiri acara HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta pada 18 September 2026.

“Mereka ingin selalu bikin huru hara, tinggal itu. Bayar anak-anak kita yang enggak ngerti apa-apa supaya bikin gaduh,” kata Prabowo.

Merusak Investasi

Prabowo mengatakan aksi kegaduhan tersebut sengaja didokumentasikan melalui foto atau video untuk kemudian disebarkan ke dunia internasional.

Tujuan utama dari pihak-pihak itu menyebarluaskan huru hara itu ke seluruh dunia, menurut anggapan Prabowo, adalah untuk menakut-nakuti investor negara lain agar mereka tidak mau berinvestasi di Indonesia

“Gaduh, difoto, di-film, disebarkan ke seluruh dunia, supaya orang-orang takut untuk investasi di Indonesia. Tinggal itu saja,” ucap Prabowo.

Menghadapi upaya tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan kalah oleh laporan palsu atau aksi provokasi tersebut dan meyakini bahwa rakyat berada di belakang pemerintah

Prabowo pun mengatakan tidak ada pihak yang kebal hukum di bawah kepemimpinannya.

Ia menyatakan akan menindaktegas siapapun yang melanggar hukum di Indonesia. Prabowo optimistis bahwa rakyat Indonesia juga senantiasa mendukungnya.

“Sekian puluh tahun laporan palsu, dia kira dia bisa lebih hebat dari pemerintah NKRI. Ayo adu kekuatan. Saya yakin rakyat di belakang saya,” ujar Prabowo.

Ogah Joged Lagi Usai Dikritik Pakar

Prabowo juga mengungkap alasannya tidak pernah berjoget lagi di hadapan publik. Ia menyebut telah diminta untuk tidak lagi berjoget karena dinilai tidak pantas usai menjadi Presiden RI.

“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas, pemimpin Indonesia joget, ya mana, rakyat kita suka joget kok,” ucap Prabowo

Pada saat yang sama, Prabowo juga menyinggung kebiasaannya berpidato tanpa teks. Ia menyebut hanya pakar dan elite yang tidak menyukainya berbicara tanpa teks.

“Kalau yang enggak suka para pakar, para elite,” kata dia.

Prabowo menyebut banyak pakar politik dan komunikasi yang memberi masukan agar dia berpidato berdasarkan teks. Namun, ia mengatakan bahwa ia mengenal baik rakyat Indonesia. Ia juga menyebut lebih suka untuk berbicara apa adanya.

“Tapi bagaimana ya, aku tuh sukanya bicara apa adanya,” ujarnya. ***

Leave a Reply