Jakarta, EDITOR.ID,- Ketidakpercayaan masyarakat terhadap manajemen Pertamina dan pengawasan kualitas produk Bahan Bakar Minyak (BBM) cukup berimbas pada keputusan masyarakat dalam pembelian bahan bakar. Terbukti hingga beberapa hari terakhir ini SPBU Shell hingga British Petroleum (BP) masih saja dibanjiri konsumen BBM.
Situasi ini terjadi setelah isu skandal BBM oplosan Pertamina dan korupsi minyak mentah Pertamina.
Hal ini dibuktikan dengan masyarakat yang kini ramai beralih ke kompetitor Pertamina untuk pembeliah bahan bakar kendaraan. Masyarakat yang awalnya biasa mengisi BBM di SPBU Pertamina, kini mulai banyak yang beralih ke kompetitor swasta seperti Shell, Vivo, Mobil hingga BP.
Kondisi tersebut tampak dalam video viral yang diunggah akun X @mafiawasit pada Kamis, 27 Februari 2025.
Dalam video berdurasi 45 detik itu terlihat konsumen yang sedang mengantre panjang di SPBU Shell. Diduga, peningkatan konsumen di SPBU Shell tersebut imbas dari kasus Pertamax oplosan dan korupsi minyak mentah.
“Tukang oplosan Pertamax anj***ing, gara-gara lu langganan bensin gua yang biasanya sepi jadi antre kayak POM bensin plat merah kayak gini,” ungkap akun tersebut.
Video viral itu pun dibanjiri komentar warganet.
“Baguslah gapapa antre dikit yang penting plat merah di boikot biar rugi total, soalnya kalau untung makin banyak mafia ngerubungin tuh perusahaan,” komentar akun @fajarajie.
“Makin turun kepercayaan orang sama perusahaan BUMN pemerintah, dari bank semenjak Danantara semua orang pindahin tabungan ke bank swasta, dari bensin orang pindah ke Shell semenjak kasus oplos Pertamina,” kata akun @grizgraphic.

BBM Shell Alami Kelangkaan BBM Akibat Permintaan Naik
Selain akibat kecewa dengan BBM oplosan Pertamina, antrian pembeli di SPBU Shell juga dipicu kelangkaan BBM di SPBU swasta yang terjadi sejak akhir Januari hingga awal Februari 2025.
Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell menjadi sorotan publik. Hal itu diduga efek dugaan skandal BBM oplosan Pertamina.
Kelangkaan ini memunculkan pertanyaan besar tentang kestabilan pasokan BBM di Indonesia, terutama setelah adanya skandal yang melibatkan Pertamina. Konsumen pun mulai beralih ke Shell, mencari alternatif yang lebih stabil meskipun sejumlah SPBU mengalami kekosongan pasokan.
Isu BBM ini muncul tak lama setelah skandal blending yang melibatkan Pertamina. Masalah teknis, seperti keterlambatan pengiriman BBM oleh kapal pengangkut.












