PetroChina Sudah Siap Lakukan Pengeboran Minyak di Blok Jabung Demi Kejar Target Negara

Produksi minyak dan gas (migas) di Blok Jabung berpotensi mengalami penurunan signifikan jika tidak dilakukan pengeboran dan perawatan sumur.

Eksplorasi Migas PetroChina Jabung Foto: PetroChina

Tahapan pekerjaan lapangan dimulai pada 8 Desember 2023 dengan serangkaian uji parameter serta penempatan titik tembak.

“Jadi, pada akhir Desember 2023 kita mulai melakukan kegiatan lapangan. Tahapan dari kegiatan tersebut adalah 8 Desember 2023 kita lakukan pekerjaan lapangan, berbeda dengan tes parameter dan penempatan titik tembak,” jelasnya.

Proyek ini juga mencatat pencapaian penting dalam hal keselamatan kerja. Dalam hampir 10 bulan kegiatan lapangan, PetroChina Jabung berhasil mencatatkan 1,7 juta jam kerja tanpa insiden Lost Time Injury (LTI), yang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap standar keselamatan yang tinggi.

Dalam pengembangan Wilayah Kerja (WK) Jabung, PetroChina berencana untuk terus melakukan eksplorasi agresif menyusul perpanjangan kontrak blok migas ini.

“Kami berharap survei ini akan memberikan gambaran lebih jelas tentang struktur bawah permukaan, yang akan menjadi dasar dalam menentukan target pengeboran kami selanjutnya,” lanjut Hendra.

Meski demikian, tantangan besar dihadapi perusahaan dalam hal ketersediaan barang dan jasa untuk pengeboran. Hendra menyebutkan bahwa tingginya permintaan terhadap sumber daya untuk proyek pengeboran dapat menyebabkan kelangkaan dan menaikkan biaya.

Untuk itu, perusahaan berharap kebijakan yang mendukung ketersediaan supply dan demand di sektor ini dapat membantu kelancaran operasional di masa mendatang.

Kejar Target Pemerintah PetroChina Siap Naikkan Aktivitas Pengeboran

Sementara itu Drilling Operation Manager PetroChina International Jabung Kiki Ariefianto menyatakan dengan perpanjangan konsesi Blok Jabung yang kedua kalinya, PetroChina berkomitmen meningkatkan aktivitas dan membuka pengeboran baru secara masif pada tahun 2025 guna menjaga tingkat produksi nasional.

Tahun ini saja, perusahaan menargetkan pengeboran sembilan sumur pengembangan atau eksploitasi secara masif di beberapa titik.

“Jadi, untuk tahun ini kita akan melakukan sembilan pengeboran,” ujarnya.

Sembilan sumur yang akan dibor tersebut antara lain NEB 111, NEB 112, Panen D-11 ST, Gemah 85, NEB 115, NEB 110, Gemah 73, Gemah 81, Gemah 80.

Selain pengeboran sumur baru, tahun ini PetroChina juga menargetkan 11 kegiatan workover atau perawatan ulang untuk mempertahankan produksi dari sumur-sumur yang masih aktif. Beberapa sumur yang akan mendapat perawatan antara lain Gema 25, Gema 17, NEB 9, Panin 3, Panin di 2, Ripa 10, Ripa 19, Ripa 6, North Dragon 6, NEB 19, dan Gema 27.

Selanjutnya target kegiatan well service di tahun ini yaitu Gemah-24, NB-15, Gemah-59, NB-12, Gemah 14, NB-3, NB-4, Gemah-25, NEB-68, Panen-D3, NB-7, NB-3, NB-11, NB-10, Gemah-4, Ripah-15, NB-6, Gemah-6, NB-14, Gemah-16.

Leave a Reply