Cuma 22 Menit di DPR, Listyo Sigit Dicopot dan Langsung Geser ke Istana: Ada Apa?

Puan Maharani sebut 'sudah waktunya', Listyo Sigit langsung resmi ganti seragam jadi Kepala KSP. Benarkah Geng Solo pudar atau cuma rotasi tak biasa. Proses uji kelayakan Penggantinya cuma butuh 22 menit tanpa debat! Janji 'Tak Boleh Peras & Rekayasa Kasus', Komjen Suyudi Tok Ketok Palu Gantikan Listyo Sigit. Baru dilantik langsung beri ultimatum keras ke internal Polri! Ini roadmap 100 hari pertama Komjen Suyudi usai disahkan DPR secara aklamasi dalam waktu singkat! Surat masuk pagi, siang uji kelayakan, sore langsung paripurna! Mengapa regenerasi Polri era Prabowo kali ini berjalan super cepat? Baca analisis lengkapnya!

 

​JAKARTA, EDITOR.ID — Peta kepemimpinan di pucuk Korps Bhayangkara dan lingkaran utama Istana Kepresidenan bergeser secara kilat. Dalam hitungan jam pada Kamis (1/10/2026), Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan menunjuk Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai suksesornya.

​Proses pergantian kepemimpinan ini berlangsung sangat cepat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

​Mekanisme Kilat di DPR RI

​Pengangkatan Kapolri baru bermula dari Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 yang diterima pimpinan DPR pada Kamis pagi. Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI langsung menugaskan Komisi III untuk menggelar fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan).

​Uji kelayakan yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman berlangsung sekitar 22 menit. Tanpa perdebatan panjang, Komisi III menyetujui pencalonan Suyudi secara aklamasi.

​“Pimpinan DPR menerima Surpres perihal usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III DPR RI telah secara aklamasi menyepakati dan menyetujui Saudara Komjen Pol Suyudi Ario Seto untuk menjadi Kapolri,” tegas Habiburokhman saat melaporkan hasil uji kelayakan dalam Rapat Paripurna DPR RI.

 

​Keputusan tersebut dilanjutkan dengan ketukan palu pengesahan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani setelah mendapat persetujuan bulat dari seluruh anggota dewan yang hadir. Menanggapi pertanyaan media terkait alasan penggantian Listyo Sigit yang belum memasuki masa pensiun, Puan menegaskan bahwa pergantian ini adalah hal lumrah.

​“Pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, apakah dapat disetujui?” tanya Puan Maharani yang dijawab serentak “Setuju!” oleh peserta rapat. Puan menambahkan bahwa rotasi ini dilakukan atas pertimbangan regenerasi. “Tidak ada masalah batas usia, ini keputusan konstitusional dan memang sudah waktunya penyegaran,” jelas Puan.

​Komitmen 100 Hari Pertama dan Janji Bersih-Bersih

​Komjen Pol. Suyudi Ario Seto—alumni Akpol 1994 yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)—menegaskan bahwa amanah baru ini adalah bentuk tanggung jawab moral yang besar kepada publik.

​Dalam pemaparannya di Senayan, Suyudi mengusung doktrin kepemimpinan yang berfokus pada pembenahan internal dan penghentian praktik kesewenang-wenangan aparat.

​“Semangat yang ingin saya hidupkan sederhana: tidak arogan, tidak berbohong, tidak menyalahgunakan kewenangan, dan tidak menyakiti masyarakat secara sewenang-wenang. Bagi saya, jabatan Kapolri bukanlah puncak karier, melainkan puncak tanggung jawab,” tegas Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.

​Suyudi juga membeberkan peta jalan (roadmap) 100 Hari Pertama kepemimpinannya:

    • ​Hari ke-1 s.d. 30: Pemetaan kondisi internal, evaluasi respons aduan layanan 110, penanganan tunggakan perkara, serta pemetaan kejahatan berdampak tinggi.
    • ​Hari ke-31 s.d. 60: Pengujian sistem perbaikan dan penataan ulang operasional di tingkat Polres hingga Polsek.
    • ​Hari ke-61 s.d. 100: Evaluasi hasil perbaikan dan koreksi atas kekurangan.
    • ​Program Quick Wins: Penindakan tegas judi online, penipuan digital, kawasan rawan narkoba, serta pengamanan tahapan Pilkada dan penerapan scientific crime investigation.

​“Tidak ada tekanan pekerjaan yang dapat dijadikan pembenaran untuk memeras, menerima suap, merekayasa perkara, atau menjadi backing kegiatan ilegal,” lanjut Suyudi.

 

​Listyo Sigit Digeser Menjadi Kepala KSP

​Di saat bersamaan, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis siang. Listyo Sigit, yang memimpin Polri sejak Januari 2021 dan mencatatkan masa jabatan terlama era Reformasi, resmi mendapat penugasan baru dari Presiden Prabowo Subianto.

​Listyo Sigit mengonfirmasi bahwa dirinya dilantik menjadi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) menggantikan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.

​Langkah ini menandai babak baru rotasi pejabat tinggi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menjawab teka-teki dinamika pimpinan institusi penegak hukum tertinggi di Indonesia. (*)

Leave a Reply