Jakarta, EDITOR.ID,- Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri. Prabowo mengangkat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto sebagai pengganti Listyo Sigit jabat calon Kapolri baru.
Prabowo sudah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR RI. Surpres bernomor R-57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 tersebut kemudian ditindaklanjuti DPR pada Kamis (1/10/2026). Prabowo mengajukan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto untuk diangkat sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit.
Komisi III DPR langsung menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi pada hari yang sama dan secara aklamasi menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi calon Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis (1/10/2026).
Hasil keputusan tersebut selanjutnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR, Kamis (1/10/2026) sebelum proses pergantian pimpinan Polri dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku. Listyo Sigit sendiri memimpin Polri sejak dilantik pada 27 Januari 2021 dan menjadi salah satu Kapolri dengan masa jabatan terpanjang pada era Reformasi.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman membenarkan pergantian tersebut. Bahkan ia menjelaskan Komisi III sudah menyetujui pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru.
“Kami sudah mendapat Surpres (Surpres) dari Presiden Prabowo tentang usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri. Maka tadi pagi kami sudah rapat Bamus, hari ini kita mendengar visi misi dari calon Kapolri, waktunya 10 menit,” ujar Habiburokhman saat tes uji kelayakan calon Kapolri baru di DPR, Kamis (1/1/2026)
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) sejak tanggal 27 Januari 2021.
Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis. Masa jabatan Kapolri sejatinya selesai sampai 2029.
Pengganti Jenderal Sigit diketahui adalah Sujudi Ario Seto, ketua Badan Narkotika Nasional yang telah menjabat sejak 2025 lalu.
Sujudi secara khusus mengucapkan terima kasih ke Presiden jajaran pemerintah, DPR serta pihak yang memberikan keprecayaan kepadanya agar dapat hadir di sini.
Sujudi tak menampik semakin besar kewenangan yang diberikan kian tinggi pula tanggung jwab yang mesti dijalankan secara benar.
Dalam paparannya Sujudi mengungkapkan transformasi Polri yang belum berjalan optimal, termasuk di ranah kultural. ***












