Settia

Peluang Tipis Gatot Optimis

Mantan Panglima TNI Jenderal purnawirawan Gatot Nurmantyo (sumber foto:tempo.co)

EDITOR.ID, Jakarta,- Pendaftaran Calon Presiden tinggal 2 pekan lagi. Dua kandidat kuat sudah pasti dicalonkan parpol pendukung mereka. Prabowo Subianto resmi dicalonkan Partai Gerindra-PKS. Sedangkan Joko Widodo (Jokowi) bakal diusung enam parpol, yakni Nasdem, Golkar, PDIP, PKB, PPP, dan Hanura.

Besar kemungkinan Prabowo akan mendapat tambahan satu dukungan lagi, dari Partai Demokrat setelah mantan Danjen Kopassus tersebut menemui Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Artinya koalisi hanya mengerucut dua kubu. Lantas bagaimana nasib nama mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo yang sempat digadang-gadang akan menjadi capres 2019?

Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, mengatakan masih optimistis bakal menjadi calon presiden dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Meskipun, ia sadar bahwa peluang untuk maju sangat tipis.

Ia mengatakan peluangnya memang tipis karena masing-masing partai sudah memiliki calon. PDIP, misalnya, sudah mencalonkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai capres di Pilpres 2019.

“Kemudian ketua partai lainnya maju jadi capres atau cawapres, partai satu lagi calonkan anaknya sebagai capres atau cawapres. Dari sini maka logikanya enggak ada lagi partai untuk saya,” kata Gatot, Selasa (24/7/2018)

Namun, kata Gatot, yang membuatnya yakin menjadi capres di Pilpres 2019 adalah jika cara berpikirnya memakai logika keimanan. “Saya percaya takdir, peluang-peluang itu masih ada,” ujarnya.

Selain itu, Gatot menilai peluangnya masih terbuka lebar lantaran pembahasan capres dan cawapres masih sangat dinamis. Sejauh ini, kata dia, komunikasi dengan sejumlah partai politik tetap dilakukan. Namun, Gatot enggan menyebutkan partai mana yang memiliki kedekatan lebih dengan dirinya.

Dalam sejumlah survei, Gatot sebenarnya lebih diunggulkan sebagai cawapres. Sigi Indo Barometer pada April lalu, misalnya, menunjukkan elektabilitas Gatot sebesar 12,5 persen sebagai cawapres. Bila dilakukan simulasi pertanyaan tertutup mengenai 22 nama calon wakil presiden untuk Joko Widodo, dukungan terhadap Gatot Nurmantyo tetap terbanyak dengan 16,8 persen. (tim)

Leave a Reply