Ohhh Ternyata Prabowo Kumpulkan Aguan Cs Buat Dikenalin ke Konglomerat AS Ray Dalio Bahas Ini

Prabowo ingin para pengusaha memberikan masukan mengenai BPI Danantara. Dia ingin menerima masukan kritis berdasarkan pengalaman mereka melakukan investasi.

Presiden Prabowo Subianto Bersama Para Konglomerat Indonesia Foto Dok Sekretariat Kabinet

Kepala Negara mengatakan Danantara merupakan konsolidasi kekuatan ekonomi pemerintah Indonesia. Danantara bertujuan untuk melakukan perbaikan sehingga kinerja aset menjadi lebih baik.

Untuk mencapai itu, Prabowo menyatakan perlu menerima masukan dari tokoh-tokoh ekonomi dari kalangan swasta. Prabowo menganggap mereka memiliki pengalaman puluhan tahun dalam manajemen investasi.

Dikutip dari keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo membahas sejumlah isu strategis, termasuk program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu kebijakan unggulan pemerintah.

Perbincangan juga menyinggung industrialisasi dan pengelolaan investasi melalui Badan Pengelola Investasi Danantara.

Selain itu, Prabowo juga membahas pembangunan infrastruktur, penguatan industri tekstil, hingga upaya swasembada pangan dan energi.

Pada kesempatan itu pula, Kepala Negara mengapresiasi peran serta para pengusaha dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo pun berharap masukan itu dapat membuat Danantara bergerak dengan cepat, tapi tetap cermat dan teliti. “Kami harap bisa bergerak cepat tapi tetap teliti,” kata dia.

Prabowo mengungkapkan bahwa alasannya mengundang tokoh internasional seperti Ray Dalio adalah karena pengelolaan aset di Danantara dilakukan sehati-hati dan setransparan mungkin.

“Sehingga nanti pengelolaan aset-aset Indonesia itu bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehati-hati mungkin, dan bahwa nanti semua entitas ekonomi kita dilaksanakan dengan efisiensi yang bisa bersaing dengan semua entitas di dunia. Kita akan bergerak dengan cepat, tetapi kita akan bergerak dengan sangat teliti dan hati-hati,” kata Kepala Negara.

Menurut Prabowo, peran pengusaha asal Indonesia dan tokoh-tokoh internasional dalam investasi ini akan membuat pengelolaan aset di Danantara dilakukan dengan cermat dan teliti.

“Saya mengundang tokoh-tokoh ekonomi Indonesia di bidang swasta yang sudah punya pengalaman sendiri puluhan tahun dalam manajemen, dalam investasi, dalam pengelolaan, untuk bersama-sama dengan pemerintah,” katanya.

Dalam pertemuan itu, sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang turut mendampingi, yakni Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (tim)

Leave a Reply