Mencekam! Banjir Bandang Terjang Bogor Suami Istri Terseret Air, Warga Panik Lebih 400 Orang Mengungsi

Kesaksian Warga Korban Banjir Puncak Bogor: Ngeri Lihat Airnya

Banjir bandang menerjang kawasan Cisarua Puncak Bogor pada Minggu (2/3/2025) malam. Banjir terparah menimpa Kampung Pansiunan, RW 01, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.(Foto:Akun X @bulatuk)

Roy menyebutkan, banyak barang yang hilang terbawa arus sungai, di antaranya televisi, kasur, dan beberapa barang di dapur. Roy mengaku ngeri melihat kondisi air di dalam rumah adik dan pamannya.

“Jadi itu kan air makin ngegolak itu, muter air di dalam rumah, kan aliran juga kesumbat kan, karena ketutup bangunan yang ambruk, jadi air ke sini semua. Seram saya ngeliatnya, putar-putar itu air, semuanya juga teriak-teriak,” kata Roy.

“Wah, kalau barang-barang mah kebanyakan hanyut, ada juga yang keambil, tapi kan ngeri mau ambilin barang juga kalau lihat airnya kayak begitu,” imbuhnya.


Arsip foto – Tim petugas gabugan mengevakusi warga korban banjir di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/3/2025) malam. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor

Suami Istri Terseret

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan korban yang dilaporkan terseret arus deras banjir bandang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat merupakan pasangan suami-istri.

“Dalam situasi darurat, seorang warga bernama Yuyun terbawa arus, namun berhasil diselamatkan. Sayangnya, suaminya, Asep Mulyana, yang mencoba menolong, justru terseret arus dan belum ditemukan hingga saat ini,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pasangan suami istri itu merupakan warga Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, yang menjadi salah satu kawasan terdampak banjir bandang di Kabupaten Bogor Minggu (2/3) malam.

Abdul memastikan bahwa upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban, Asep, yang masih dilaporkan hilang itu saat ini sedang ditangani oleh tim petugas gabungan.

Tim yang terdiri atas petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri serta segenap relawan dan pemerintah desa di Kabupaten Bogor dan sekitarnya itu juga melangsungkan pendataan warga terdampak untuk kebutuhan penyaluran bantuan logistik.

Berdasarkan laporan terkini dari tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Bogor yang diterima pada Senin petang diketahui banjir sudah mulai surut setelah sebelumnya menggenangi sejumlah kecamatan, termasuk Kecamatan Rumpin, Bojong Gede, dan Cisarua.

Tercatat oleh tim petugas reaksi cepat BPBD Kabupaten Bogor satu unit rumah dan satu pondok pesantren yang terdampak banjir di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin.

Kemudian, di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojong Gede tercatat ada sebanyak 137 rumah dengan jumlah korban terdampak total 547 orang warga. Sementara itu, di Desa Tugu Selatan, sebanyak 119 rumah terendam dengan 423 jiwa terdampak.

Leave a Reply