Inilah Biang Kerok Banjir Bandang Puncak dan Bekasi, Langsung Dibongkar Kang Dedi

Biang keroknya adalah kawasan wisata Hibisc Fantasy yang dikelola anak perusahaan BUMD PT Jaswita Jabar bekerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara VIII. Mereka membabati perkebunan dan hutan lindung demi membangun kawasan wisata. Tapi tidak memperhatikan Amdal dan fungsi hutan di Puncak sebagai penyangga banjir.

Wisata Hibisc Fantasy di kawasan Puncak Bogor akhirnya dibongkar.

Jakarta, EDITOR.ID,- Terungkap biang kerok banjir bandang di Puncak Bogor dan Bekasi karena daerah resapan air di Gunung Gede, Cisarua, Puncak Bogor Jawa Barat sudah beralih fungsi. Yang tadinya perkebunan dan hutan lindung diubah fungsinya menjadi tempat wisata.

Akibatnya air hujan tak terserap di tanah pegunungan namun mengalir deras melalui sungai dan menjadi air bah atau banjir bandang.

Biang keroknya adalah kawasan wisata Hibisc Fantasy yang dikelola anak perusahaan BUMD PT Jaswita Jabar bekerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara VIII. Mereka membabati perkebunan dan hutan lindung demi membangun kawasan wisata. Tapi tidak memperhatikan Amdal dan fungsi hutan di Puncak sebagai penyangga banjir.

Puncaknya kawasan pemukiman di Puncak Bogor yang posisi berdekatan dengan kawasan wisata Hibisc Fantasy dihajar banjir bandang. Warga berhamburan panik. Belasan jembatan putus, tanah longsor dan banjir menyebabkan puluhan rumah porak poranda.

Banjir bandang membuat kawasan Puncak porak poranda. Jembatan putus hingga tebing longsor akibat banjir bandang tersebut.

Banjir bandang melanda kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu (2/3/2025) malam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 346 orang masih mengungsi akibat bencana tersebut di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai, peristiwa ini tidak terlepas karena adanya dampak dari pembangunan tempat wisata oleh perusahaan daerah, Jaswita.

Informasi ini diterima Dedi dari Bupati Bogor. Di mana mereka berteriak tentang peristiwa banjir yang terjadi di wilayah Puncak, salah satunya penyebabnya oleh Jaswita.

“Oh iya, saya ngomong aja terus terang aja di situ kan ada Jaswita, Jaswita itu membangun sarana rekreasi di Puncak berdasarkan keterangan dari Bupati Bogor tadi ada salah satu apa namanya, kubahnya atau apa namanya ya kemudian terjatuh masuk ke sungai,” kata Dedi, Selasa (4/3/2025).

Dedi Instruksikan Wisata Hibisc Fantasy di Puncak Bogor Dibongkar

Wisata Hibisc Fantasy di kawasan Puncak Bogor, akhirnya dibongkar. Pembongkaran dilakukan pada Kamis (6/3/2024) atas perintah langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Taman rekreasi yang dikelola oleh Jaswita Lestari Jaya (JLJ) itu telah mengantongi izin mengelola kawasan seluas 4.800 meter persegi. Namun faktanya, area rekreasi telah meluas mencapai 15.000 meter persegi.

Wisata Hibisc Fantasy, itu dibangun di lahan PTPN I Regional 2 seluas 16 hektare ditengarai sebagai salah satu penyebab banjir bandang di Puncak akhir pekan lalu. Dedi menyebut bahwa pembongkaran dilakukan oleh personel dari Satpol PP Jabar dibantu dengan Pemkab Bogor.

Leave a Reply