Settia

Bukber GPAN, Asri Hadi: Waspadai Masuknya Narkoba Melalui Perbatasan

Irjend Pol Purn Bambang Abimanyu penasehat GPAN, Brigjend Pol Purn Siswandi Ketua Umum GPAN dan Drs H Asri Hadi MA Wakil Sekjend BERSAMA saat buka puasa dengan ratusan anak yatim. (Foto: Ist)

EDITOR.ID, Jakarta,- Wakil Sekjen Organisasi Anti Narkoba BERSAMA Drs H Asri Hadi, MA mengingatkan aparat penegak hukum untuk mewaspadai peredaran narkoba melalui jalur tikus di perbatasan. Karena Asri mensinyalir sebagian jaringan mafia narkoba memanfaatkan kelengahan petugas yang menjaga jalur tersebut.

Jalur perbatasan, lanjut Asri, dikenal memiliki wilayah yang panjang dan sangat luas. Petugas tidak bisa memantau kondisi pintu masuk jalan tikus, sehingga berpotensi menjadi jalur penyelundupan narkoba via darat. Apalagi beberapa kali mafia narkoba gagal menyelundupkan barang haram tersebut melalui jalur udara maupun laut.

“Ini menjadi tantangan tugas penjaga perbatasan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bisa bersinergi mencegah masuknya narkoba melalui jalur tikus perbatasan, beberapa wilayah terpencil memang agak longgar pagar perbatasannya,” kata Asri Hadi disela-sela menghadiri acara Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) di kawasan Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018)

Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) bersama aktivis Anti Narkoba lainnya menggelar acara buka puasa bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut Organisasi anti narkoba BERSAMA dan Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN).

Selain itu juga hadir para penggiat anti Narkoba diantaranya, Inspektur Jenderal Pol Purn Bambang Abimanyu penasehat GPAN, Brigjend Pol Purn Siswandi Ketua Umum GPAN dan Drs H Asri Hadi MA Wakil Sekjend BERSAMA.

Sementara puluhan Aktivis anti narkoba yang tergabung dalam organisasi FOKAN (Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba) juga hadir di acara ini. Antara lain Ketua Umum FOKAN Jeffry Tambayong, Ketua Yayasan Raden Rully Adi, Ketua IKRW DKI Tb Dodon, Perwakilan MPI KNPI Bambang Roni dan Perwakilan mendikbud Jona.

Acara dimulai dengan pengajian oleh ratusan anak yatim piatu dilanjutkan dengan sholat magrib bersama.

Dalam kegiatan tersebut puluhan aktifis anti narkoba berkumpul untuk membahas berbagai kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional yang setiap tahun diadakan pada tanggal 26 juni 2018 mendatang di seluruh dunia. (edo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *