Jakarta, EDITOR.ID,- Sosok Kuat Ma’ruf nyaris hilang dalam pemberitaan media. Padahal beredar kabar santer dari dialah mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo terpicu amarahnya. Kabar yang santer berkembang, konon Kuat Ma’ruf tahu segalanya. Dan dari pengetahuannya itu, dia mengadu ke Irjen Ferdy Sambo. Dari sanalah kejadian yang tak diinginkan itu terjadi. Pembunuhan sadis!
Publik sempat melupakan sosok Kuat Ma’ruf. Satu tersangka ini hanya dianggap sebelah mata ditengah Komnas HAM, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hingga Timsus sibuk mengorek motif dari dua saksi kunci yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Padahal justru Kuat Ma’ruf (KM) saksi mahkota yang tahu segalanya atas peristiwa itu terjadi. Mulai dari motif hingga seperti apa pembunuhan dilakukan. Bahkan Kuat Ma’ruf disebut-sebut jadi pemicu Sambo jadi marah.
Kuat Ma’ruf adalah asisten rumah tangga yang sudah cukup lama bekerja di keluarga Sambo. Kuat lah konon yang justru lebih banyak tahu semua kejadian pembunuhan terhadap Brigadir Yoshua atau Brigadir J. Karena ia nyaris mengikuti peristiwa dari Magelang hingga Jakarta.
Konon dari pemantauan “mata-mata” Kuat Ma’ruf, dugaan adanya hubungan khusus yang terjadi antara Brigadir J dengan Putri Candrawathi diduga kuat menjadi alasan Ferdy Sambo melakukan pembunuhan.
Kuat konon memergoki dua peristiwa janggal selama di Magelang. Bahkan Kuat Ma’ruf memergoki Yoshua dan Istri Ferdy Sambo berduaan di dalam kamar di Magelang.
Mengutip dari detikNews, Minggu (14/8/2022), berdasarkan informasi yang didapatkan oleh redaksi dari sumber terpercaya, terdapat dua peristiwa yang dipergoki oleh Kuat saat Yohua dan Putri berada di Mertoyudan, Magelang.
Kuat diduga mengadukan dua peristiwa yang dipergokinya tersebut ke Ferdy Sambo sehingga membuat jenderal bintang dua itu emosi.
Adapun peristiwa pertama terjadi pada Senin 3 Juli 2022. Saat itu Yoshua sedang berdekatan dengan Putri yang sedang duduk di sofa. Peristiwa itu dipergoki oleh Kuat yang langsung menegur Yoshua karena menganggapnya tidak sopan.
Tiga hari kemudian, tepatnya Kamis 7 Juli 2022, Kuat kembali memergoki Yoshua sedang berdekatan dengan Putri. Kali ini peristiwa itu terjadi di dalam kamar.
Kuat diduga langsung melaporkan peristiwa itu ke Sambo. Hingga jenderal bintang dua ini marah karena merasa harkat dan martabatnya dilecehkan oleh Brigadir J.
Saat kembali ke Jakarta, rombongan Putri Candrawathi pulang dari Magelang menuju Jakarta.












