Settia

Warga Emoh ke TPS.. Hiiii Takut Tertular Virus Corona

EDITOR.ID – Jakarta, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan potensi ketidakpedulian warga masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang akan digelar pada Januari 2020. Pasalnya, di masa Pandemi Covid begini warga memilih menjaga agar tidak tertular virus Corona daripada memilih calon yang kemungkinan juga dia tak kenal.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menyebut sebanyak 20-46 persen warga kemungkinan enggan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Serentak 2020 di tengah situasi pandemi virus corona.

Ada kemungkinan warga enggan ke TPS Pilkada Serentak karena khawatir Pandemi Corona. Menurut Djayadi, hal itu dikarenakan warga takut tertular virus corona di TPS.

“Ada sekitar 20-46 persen potensi masyarakat yang enggan atau menyatakan kemungkinan besar tidak mau datang ke TPS,” katanya, dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (5/9/2020).

Dengan demikian, menurut dia, potensi penurunan angka partisipasi pemilu diprediksi akan menurun dibanding penyelenggaraan pilkada sebelumnya.

Ia mencatat, Pilkada 2018 saja angka partisipasi menurun menjadi 73,24 persen dari yang sebelumnya di Pilkada 2017 sebesar 74,2 persen.

Ia menjelaskan, warga enggan datang ke TPS bukan karena tidak mau memilih. Tapi mereka memiliki ketakutan di masa pandemi jika harus datang ke TPS.

Ia juga khawatir Pilkada Serentak 2020 nantinya malah akan menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

Hal ini sudah terlihat dari arak-arakan dan konvoi sejumlah pasangan calon yang akan mendaftar ke KPU di hari pertama pendaftaraan, Jumat (4/9/2020).

“Ada kekhawatiran, apalagi melihat pendaftaran hari pertama (pasangan calon)terjadi konvoi dan arak-arakan, bahwa pilkada bisa menjadi sumber virus spreader dari virus Covid-19, jadi klaster baru Covid-19,” pungkasnya. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *