Dwi pun menyampaikan permintaan maaf karena video yang dibuatnya telah hmembuat banyak orang tersinggung.
“Untuk pihak-pihak yang terganggu atas video atau VT (video TikTok) yang saya buat, saya mau minta maaf. Karena konten tersebut tidak ada kaitannya dengan atau tidak ada niat menyinggung atau profesi organisasi tertentu,” ungkapnya.
Sementara itu, PT Timah bakal menindak tegas karyawannya tersebut setelah viral di media sosial.
Kepala Bidang Komunikasi PT Timah Tbk, Anggi Siaahan menegaskan pihaknya akan memproses Dwi sesuai dengan aturan yang berlaku di perusahaan.
“Ingin kami sampaikan adalah perusahaan tegas terhadap pelaksanaan aturan kekaryawanan namun semuanya tentu berproses,” kata Anggi lewat pesan tertulis, Senin (3/1/2025).
Hanya saja Anggi ketika itu belum membeberkan sanksi apa yang diberikan meski sudah melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan.
“Tentu kita monitor, dari hari pertama naiknya respon publik terkait ini tim HC perusahaan telah sigap menyampaikan pemanggilan terhadap yang bersangkutan. Insyaallah proses tetap akan dilaksanakan dengan tidak lama,” kata Anggi.
Anggi menegaskan pihaknya juga meminta maaf kepada publik atas ulah karyawannya dan akan melakukan evaluasi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
“Perusahaan juga telah menyampaikan permintaan maaf bagi seluruh pihak yang terganggu,” katanya.
“Terpenting adalah ke depan perusahaan terus fokus melakukan pembenahan internal termasuk edukasi terkait penggunaan media sosial yang bijak,” tutup Anggi.
Hingga pada akhirnya keputusan tegas diambil PT Timah terhadap Dwi Citra Weni setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan evaluasi mendalam.
Dwi harus menerima kenyataan dipecat dari pekerjaannya terkait video viral yang menyindir para pekerja honorer lantaran berobat dengan BPJS Kesehatan.
“Setelah melalui proses evaluasi, dapat kami sampaikan bahwa PT Timah Tbk telah mengeluarkan ketetapan dengan sanksi pemutusan hubungan kerja dengan yang bersangkutan,” ujar Anggi dalam keterangan tertulis, Kamis (6/2/2025).
Kebijakan pemutusan hubungan kerja yang diambil PT Timah jadi bukti ketegasan perusahaan terhadap komitmen menegakan aturan dan etika kerja.
Menurutnya, PT Timah menunjunjung tinggi nilai-nilai etika, harmoni, dan saling menghormati. “Kami tentu saja sangat menyesalkan dan menyayangkan kegaduhan yang telah ditimbulkan dari hal tersebut,” kata dia.
Anggi pun menyatakan bahwa ke depannya aktivitas media sosial Dwi Citra Weni tak lagi berkaitan dengan PT Timah.
Perusahaan juga meminta seluruh karyawan PT Timah untuk bijak dalam bermedia sosial dengan menjunjung etika dan menaati peraturan perusahaan yang berlaku.












