“Kita harapkan lebih banyak lagi dan manfaatnya dapat dilihat dengan kasat mata. Ini lho, contohnya di Wonosobo,” terang dia.
Warga Senang Kerjasama
Sementara itu, warga Gadingrejo yang tanahnya terdampak Bendungan Bener, Suwasno mengaku, senang dengan adanya kerja sama tersebut. Senada dengan Ganjar, ia juga berharap sabuk hijau di kawasan tersebut dikelola sebaik mungkin. Salah satu harapannya adalah adanya pengelolaan satu jenis tanaman secara maksimal.
“Pengalaman kan durian, duku, itu butuh waktu lama. Ya nanti sambil jalan usul (ke koperasi),” ujarnya.
Ketua Koperasi Tirto Mulyo Bogowonto, Komarudin mengatakan, saat ini jumlah anggota aktif koperasi sebanyak 282. Setelah penandatanganan ini, perencanaan pengelolaan segera dilakukan.
“Unit usaha (salah satunya) pengelolaan buah-buahan. Saat ini sudah ada hasil dari tanaman yang di lokasi, yang sudah ada di situ, tapi belum berani kami kelola. Nanti bisa dikelola setelah ada PKS,” ucap Komarudin saat berinteraksi dengan Ganjar.(tim)












