Soal Instruksi Mega Larang Retret, PDIP ke Jokowi : Ini Urusan Partai Bukan Orang Luar

PDIP Minta Jokowi Tak Campuri Instruksi Megawati Soal Retret

Politisi PDIP Said Abdullah Foto Detikcom/Istimewa

Jakarta, EDITOR.ID,- Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengingatkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo agar jangan mencampuri urusan internal partainya. Said menegaskan Jokowi adalah orang luar. Tak ada hak mencampuri urusan PDIP.

Hal ini disampaikan Said Abdullah itu untuk menjawab pernyataan Jokowi. Mantan Walikota Solo itu sebelumnya menghimbau para kepala daerah dari PDIP seharusnya menghadiri retret di Akmil Magelang, terlepas dari instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Said menegaskan, instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk tidak mengikuti retret di Magelang merupakan urusan internal partai.

Said secara tegas menyatakan, Jokowi tidak perlu ikut campur urusan internal PDIP. Mengingat, Jokowi sudah tidak lagi menjadi kader partai berlambang banteng.

“Ya ini urusan partai lah ya, urusan internal, bukan urusan orang luar,” kata Said usai meninggalkan kediaman Megawati, Jl. Teuku Umar No. 27A, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025).

Said Abdullah tidak berbicara banyak saat keluar dari rumah Megawati. Tak hanya Said yang berkunjung ke rumah Megawati, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga ikut menyambangi rumah Megawati. Mereka berkumpul setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto ditahan KPK.

“Nggak, saya dengan Mas Pram, Mas Pram sudah balik,” ujar Said.

Mega Beri Instruksi Kepala Daerah PDIP Tunda Retret ke Magelang

Sebelumnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi kepada kepala daerah dari partainya untuk menunda perjalanan ke Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah untuk mengikuti pembekalan atau retret yang diadakan pemerintah.

Instruksi ini dikeluarkan usai Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditahan KPK dalam kasus buron Harun Masiku.

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” isi surat tersebut.

Jokowi Serukan Kepala Daerah PDIP Ikut Retret Magelang, Ini Urusan Pemerintah

Menanggapi itu, Jokowi menilai kegiatan retret bagi kepala daerah merupakan kewenangan pemerintah. Mengingat, acara pembekalan bagi kepala daerah itu undangan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Ini kan urusan pemerintahan, yang diundang kepala daerah, yang mengundang presiden,” ucap Jokowi di kediamannya, Sumbar, Solo, Jawa Tengah, Jumat.

Mantan kader PDIP itu berpandangan, semestinya kepala daerah yang sudah resmi dilantik hadir di retret. Sebab, kepala daerah dipilih rakyat dan retret juga bagian untuk kepentingan rakyat.

Leave a Reply