Ribuan Dapur MBG Tak Beroperasi, Masih Terima Gaji Rp6 Juta per Hari, Ini Dalih BGN

Kebijakan ini menuai kritik publik karena dianggap bertentangan dengan prinsip “no service, no pay” dan menambah kontroversi penggunaan anggaran BGN.

Ilustrasi Dapur MBG

Dalam pengadaan ini, publik menyoroti kejanggalan pembelian tablet Samsung Galaxy Tab Active5 oleh BGN. Harga per unit di e-katalog tercatat Rp17,93 juta, sedangkan harga pasaran cuma sekitar Rp9 juta.

  • Jasa EO dan Event: BGN menghamburkan uang Rp 113 miliar untuk membayar jasa event organizer (EO).

  • Kaos Kaki: Alokasi anggaran untuk pengadaan kaos kai mencapai 6,9 miliar.
  • IT dan IoT: Anggaran IT di BGN disebut mencapai Rp 1,2 triliun. Anggaran fantastis itu disebut untuk Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) serta managed service sarana IT dan Internet of Things (IoT).
  • Zoom Meeting: Pengadaan layanan video conference (zoom meeting) mencapai Rp 5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026.

Anggaran pengadaan lisensi aplikasi rapat daring milik BGN ini dinilai cukup fantastis. ****

Leave a Reply