Ratusan Warga Brebes dan Banyuwangi Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi, Dukung Mantan Presiden

Jama'ah yang melantunkan kalimat thayyibah (tahlilan) dilakukan oleh sekelompok warga pada momentum bertepatan hari kasih sayang (Valentines) 14 Februari 2026 tersebut berasal dari Brebes dan Banyumas, Jawa Tengah.

Ratusan Warga Brebes dan Banyuwangi Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi, Dukung Mantan Presiden

Solo, EDITOR.ID – Ratusan jemaah menggelar acara Tahlilan Beredarnya di depan kediaman mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, pada 14 Februari 202. Doa bersama ini meminta agar Jokowi senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan. Doa tahlilan viral beredar di media sosial (Medsos).

Dalam video memperlihatkan warga sedang membaca doa tahlilan sambil bersila di halaman depan rumah Jokowi. Acara ini sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Namun acara ini memicu kesalahpahaman di kalangan warganet karena format acaranya yang menyerupai tradisi kematian.

Video berdurasi sekitar 1 menit 17 detik ini pertama kali ramai dibagikan oleh akun media sosial pada Sabtu pagi, bertepatan dengan momen hari kasih sayang (Valentine).

Tujuan doa melantunkan kalimat thayyibah (tahlilan) dilakukan oleh sekelompok warga pada 14 Februari 2026 tersebut berasal dari Brebes dan Banyumas, Jawa Tengah.

Mereka datang bukan karena ada berita duka, melainkan untuk mendoakan agar Jokowi selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan.

Penyebab terjadinya kesalahpahaman warganet di jagat dunia maya memang diakui sempat mengira terjadi peristiwa duka, karena warga duduk bersila di jalanan dan melantunkan kalimat thayyibah secara berjamaah, yang identik dengan peringatan kematian dalam budaya Indonesia.

Aksi ini juga menarik perhatian kader partai politik, seperti kader PKB, yang menyebut fenomena pendukung tersebut sebagai hal yang “makin aneh” dalam mengekspresikan dukungan.

Menggemanya lantunan tayyibah di kediaman rumah keluarga Jokowi pada hari Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut menjadi pertanyaan warganet, apakah mantan Presiden RI ke 7 sudah meninggal dunia?

Minggu, 15 Februari 2026, kabar mengenai meninggalnya mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), adalah tidak benar atau hoaks.

Faktanya tidak ada informasi resmi dari pihak keluarga atau otoritas terkait yang menyatakan beliau meninggal dunia. Sebaliknya, laporan terbaru per Februari 2026 menunjukkan beliau masih melakukan aktivitas seperti biasa, termasuk mengunjungi Mapolresta Solo pada 11 Februari 2026.

Munculnya “video tahlilan” yang melibatkan sekelompok warga dari Brebes dan Banyuwangi di depan kediaman Jokowi pada 14 Februari 2026 merupakan aksi simbolis dari para pendukungnya.

Aksi ini dilaporkan sebagai bentuk doa bersama atau solidaritas di tengah tekanan isu politik, bukan karena adanya kematian, melainkan untuk merujuk pada loyalis atau relawan Jokowi.

Narasi mengenai kondisi kritis atau meninggalnya Jokowi telah berulang kali muncul dan secara resmi dikategorikan sebagai hoaks, termasuk laporan pada awal Februari 2026 yang menyebutkan beliau kritis di rumah sakit. (*)

Leave a Reply