Settia

Politisi PDIP Minta Kuota LPG “Rakyat” Diatur

EDITOR. ID, Brebes– Dalam upaya meminimalisir dampak kerugian terhadap pelaku usaha SPBU, semestinya Pertamina  dapat mengatur jarak antara SPBU satu dengan SPBU lainnya, agar tidak berdekatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E dalam kegiatan  Reses yang  dilaksanakan di Gedung Islamic Centre Kecamatan Brebes, Rabu (12/08/2020) lalu.

Melalui keterangan tertulisnya kepada EDITOR. ID Srikandi Banteng Muda Indonesia itu meminta agar Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) juga harus mengatur kouta gas LPG 3 Kg, agar tidak terjadi kelangkaan. Kamis (13/08/2020).

Lebih lanjut kata Mitha Sapaan akrab Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma itu mengatakan gas LPG 3 Kg itu merupakan  kebutuhan primer bagi masyarakat yang kurang mampu.

Dengan begitu, masyarakat menengah kebawah dapat membeli gas LPG 3 Kg dengan harga yang murah.

Kegiatan reses yang mengusung tema “Sosialisasi Tugas dan Fungsi BPH Migas”, tersebut dihadiri oleh  pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, PAC PDI Perjuangan Se- Kabupaten Brebes, Kader Komunitas Juang , serta simpatisan Partai

Selain itu Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa narasumber antara lain Komite BPH Migas, Sumihar Panjaitan, Direktur BBM BPH Migas, Patuan Alfons S, serta Sekretaris BPH Migas, Bambang Utoro.

Meskipun  dihadiri lebih dari 100 peserta, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang telah dicanangkan Pemerintah, yaitu memakai masker, serta face shield yang dibagikan oleh panitia pelaksana. Selain itu, peserta juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki gedung. (YWS)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *