Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah 4 Orang

EDITOR.ID, Indramayu – Pasien covid-19 di Kabupaten Indramayu yang meninggal bertambah 4 orang, Senin (30/11). Secara kumulatif jumlah pasien meninggal menjadi 45 orang.
Bukan itu saja, penambahan kasus pasien yang terkonfirmasi positif pun melonjak tajam. Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi setempat mengumumkan, dalam tiga
hari terakhir ada sebanyak 63 orang dinyatakan terpapar virus corona. Sehingga jumlah pasien positif covid-19 sekarang menjadi 747 orang.

4 pasien meninggal dunia adalah 2 warga Kecamatan Balongan masing-masing seorang perempuan berumur 65 tahun dan seorang lelaki berusia 53 tahun. Keduanya meninggal dunia di
rumah masing-masing. Sedangkan dua lainnya yakni seorang lelaki usia 46 tahun dari Kecamatan Indramayu meninggal dunia di RS MM Indramayu dan seorang perempuan berusia 56
tahun warga Kecamatan Jatibarang yang meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan di RSUD Indramayu.

Sementara itu Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara menjelaskan, penambahan 63 pasien dalam tiga hari terakhir terbanyak berasal dari
Kecamatan Indramayu yakni 28 orang dan Kecamatan Jatibarang 12 orang. Sisanya berasal dari Balongan 5 orang, Juntinyuat 3 orang, Sindang 3 orang, Kandanghaur 2 orang, dan
masing-masing 1 orang berasal dari Kecamatan Tukdana, Karangampel, Bongas, Losarang, Kroya, Patrol, Sliyeg, Haurgeulis, dan Gantar. “Lonjakannya sangat tinggi dengan
persebaran wilayah cukup luas. Ini sudah sangat mengkhawatirkan kita semua,” jelas Deden.

Ia menambahkan, diantara 63 orang yang terpapar corona itu justru bagian dari Satgas Covid-19. Mereka adalah 2 anggota Polri dan seorang tenaga kesehatan. Lainnya,
berprofesi sebagai guru, pensiunan, karyawan swasta, pelajar dan mahasiswa. Sementara sisanya menyasar ibu rumah tangga dan seorang balita. “Sampai dengan hari ini jumlah
pasien terkonfirmasi positif mencapai 747 orang, dengan rincian sembuh 265 orang, masih perawatan 437 orang, dan meninggal dunia 45 orang,” terang Deden, Senin (30/11).

Dalam perkembangan yang sama, masih terus bertambahnya pasien yang meninggal karena terduga maupun terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu membuat petugas
pemulasaran jenazah RSUD Indramayu kewalahan. Bahkan beberapa orang diantarana sempat jatuh sakit. Akibatnya pemulasaran dan pemakaman jenazah sering mengalami
keterlambatan.

Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu terpaksa menggerakan relawan untuk melakukan pemulasaran jenazah. Termasuk juga sampai ke petugas pemakamannya.Tercatat saat ini sudah
ada 11 relawan yang siap melakukan tugas-tugas kemanusian untuk memakamkan jenazah pasien suspect dan terkonfirmasi positif Covid-19 sesuai protokol kesehatan. (Hendra
Sumiarsa)

Leave a Reply