EDITOR.ID, Indramayu – Ancaman virus corona di Kabupaten indramayu tak bisa dianggap enteng. Dalam sehari virus corona mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 28 pasien terkonfirmasi positif covid-19.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu Minggu (22/11) malam merilis, berdasarkan laporan harian jumlah kasus kematian ini yang tertinggi. Secara kumulatif, jumlahnya telah mencapai 38 orang.
“Penambahan 28 pasien yang terkonfirmasi positif juga cukup tinggi sehingga jumlahnya sekarang ada 603 orang,” jelas Deden Bonni Koswara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19.
Sementara itu, satgas covid-19 juga merilis jumlah warga yang sudah menjalani tes corona. Tercatat sebanyak 22 ribu lebih orang yang telah menjalani tes usap (swab) dan tes cepat (rapid). Semakin banyak yang dites, perkiraan akan terjadi penambahan orang terkonfirmasi positif corona.
Mengantisipasi melonjaknya warga yang terpapar virus corona, Satgas Penanganan Covid-19 setempat menyiapkan 7 lokasi karantina. RS MIS Krangkeng dan 6 sekolah di eks kewedanaan dipilih untuk tempat isolasi pasien positif corona. “Enam lokasi di eks kewedanaan tempat isolasinya di sekolah dan tempat lain yang disiapkan. Dibantu satgas kecamatan, semua sudah disiapkan untuk ruang isolasi,” ujar Deden.
Diluar itu semua, kabar gembira juga datang dari perkembangan pandemi covid-19 di Indramayu. Sampai saat ini setidaknya sudah ada 265 pasien dinyatakan sembuh. Tim medis yang memenangi para pasien terus melakukan upaya agar tingkat kesembuhan lebih banyak lagi. “Dukungan masyarakat sangat kami butuhkan. Terapkan perilaku hidup dengan protokol kesehatan. Ingat 3 M, mencuci, memakai masker dan menjaga jarak,” imbau Deden.
Reporter : Hendra Sumiarsa










