Surabaya, Jatim, EDITOR.ID,- Warga Surabaya digegerkan dengan penemuan jasad pasangan kekasih, Nurul Aisyah (29) dan Hakim (27). Kedua sejoli ini ditemukan tewas di dalam kamar kos Jalan Sidosermo Indah XII Nomor 35 Surabaya, Jawa Timur. Padahal kedua korban rencananya bakal menikah, pupus sudah impian mereka.
Korban perempuan Nurul Aisyah asal Lamongan berprofesi sebagai perawat. Sedangkan kekasihnya Hakim asal Madura adalah Mahasiswa S-2 Prodi Hukum Ubaya. Mereka ditemukan dalam posisi tubuh saling berdekatan di dalam kamar yang terkunci dari dalam.
“Kedua korban ditemukan dalam sebuah kamar kos yang terkunci dari dalam,” kata Kapolsek Wonocolo AKP Haryoko Widhi, sebagaimana dilansir detikJatim, Kamis (19/4/2025).
Saksi yang juga merupakan kerabat korban perempuan, Apriliani (23) menyebut, kedua korban selama ini memiliki hubungan baik.
“Mereka adem ayem aja. Ada rencana jenjang pernikahan katanya setelah cowoknya lulus S2 mau nikah. Ini masih omongan aja. Perkiraan mungkin tahun ini,” ungkap Apriliani saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (10/4/2025).
Lebih jauh Apriliani mengungkapkan bahwa Nurul Aisyah bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit di Surabaya.
“Soalnya dia perawat terus jadwal kerjanya padat. Jadi kalau misal sakit, infus sendiri, suntik obat sendiri,” ungkap Apriliani.
Sementara korban laki-laki, Hakim, adalah mahasiswa S2 Hukum di sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya dan juga seorang pengusaha.
“Pekerjaan cowoknya lagi ambil S2 Hukum di Ubaya dan pengusaha juga tapi saya kurang tahu dia usaha apa,” kata Apriliani.
Apriliani mengaku terkejut saat menemukan kedua korban tewas. Sebab, pada Rabu (9/4) malam, masih ada komunikasi antara korban perempuan dengan pihak keluarga
“Tadi ditelepon kakaknya yang di Lamongan katanya jam 21.00 WIB kemarin masih telepon atau chatan sama yang korban cewek,” ucapnya.
Sementara itu, menurutnya, korban laki-laki memang kerap berkunjung ke kosan tersebut.
“Cowoknya lumayan sering berkunjung. Kayaknya sampai larut malam terus pulang. Cowoknya ada rumah di Madura tapi karena ada kerjaan jadi tinggal di Surabaya. Kayaknya ada apartemen atau apa saya kurang tahu,” jelas Apriliani.
Siang hari tadi, kedua korban ditemukan tewas dengan posisi korban laki-laki telentang dan korban perempuan tertelungkup. Posisi kedua korban berdekatan serta menghalangi pintu kamar.
Selain itu, juga ada jarum suntik dan beberapa ampoule cairan di dekat tubuh kedua korban. (tim)












