Pak Menteri Kehutanan Asyik Main Domino Sama Tersangka Pembalak Liar, Duh Negeri ini

Potret Main Domino Bareng Tersangka Pembalak Liar Muncul di Media Massa, Menhut Raja Juli: Saya Baru Tahu Azis Wellang

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menuai sorotan publik setelah fotonya bermain domino bersama Azis Wellang, seorang yang pernah berstatus tersangka dalam kasus pembalakan liar, beredar luas di media sosial. Aksi tersebut memantik perhatian publik.

Jakarta, EDITOR.ID,- Ditengah kesulitan ekonomi rakyat, sempat- sempatnya Pak Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tertangkap basah, malah asyik main domino dengan tersangka pembalak hutan ilegal alias liar, Azis Wellang. Foto momen saat Pak Menhut asyik main domino ramai tersebar luas di media sosial dan mendapat kecaman dari berbagai kalangan.

Dalam foto yang beredar di media sosial itu, Raja Juli yang juga Sekjen Partai PSI terlihat asyik main domino bersama empat orang. Salah satunya Azis Wellang, seorang yang pernah berstatus tersangka dalam kasus pembalakan liar. Perbuatan Pak Menteri tersebut menuai kontroversi.

MAKI: Menteri Bertemu Tersangka Pembalak Liar, Tak Etis

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai, sikap tersebut tidak etis. Karena memberi kesan Menteri Kehutanan justru membela pihak yang pernah berhadapan dengan hukum.

Boyamin menegaskan, seorang pejabat publik seharusnya menjaga jarak dengan pihak yang memiliki rekam jejak kasus hukum, apalagi terkait isu pembalakan liar yang menjadi perhatian serius publik.

“Mestinya Menhut hindari melakukan pertemuan dengan orang yang pernah jadi tersangka oleh Penyidik Gakkum Kehutanan karena apapun tidak etis dan terkesan Menhut mentoleransi pembalakan liar,” kata Boyamin sebagaimana dilansir dari JawaPos.com, Minggu (7/9/2025).

Bonyamin menambahkan, meski Azis Wellang telah memenangkan gugatan praperadilan sehingga status tersangkanya gugur, hal itu tidak lantas menghapus persepsi publik terhadap kasus yang menjeratnya.

“Bahwa AW telah menang praperadilan dan status tersangka gugur, namun tidak semestinya Menhut bertemu dengan AW karena ini bisa berpengaruh terhadap jajaran penyidik Gakkum Kemenhut,” tegas Boyamin.

Menurutnya, pertemuan Menhut Raja Juli dengan Azis Wellang bisa menimbulkan bias dan tekanan psikologis bagi penyidik di lapangan. Apalagi jika di kemudian hari muncul dugaan keterkaitan kembali Azis dengan peristiwa pembalakan liar.

“Hal ini terkesan Menhut justru berada pada pihak yang diduga pelaku pembalakan liar,” urainya.

Klarifikasi Raja Juli Antoni

Menhut Raja Juli Antoni memberikan klarifikasi terkait kabar dirinya terlihat bermain domino bersama salah seorang tersangka pembalakan liar. Melalui unggahan media sosial resminya, Raja Juli mengaku tidak mengenal sosok yang belakangan diketahui bernama Azis Wellang.

“Tidak ada tema diskusi kami menyangkut kasus pembalakan liar sama sekali. Mendekati jam 24.00 saya pamit pulang kepada beliau,” tulis Raja Juli pada Sabtu malam (6/9/2025).

Raja Juli berdalih, awalnya dirinya hanya ingin bertemu Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.

Raja Juli menyampaikan bahwa sebelum dipotret tengah bermain domino dengan Azis Wellang, dia janjian bertemu dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding.

Mereka kemudian bertemu di Posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Di lokasi itu keduanya sempat berdiskusi berdua di ruang belakang posko selama lebih kurang 2 jam.

Namun, sebelum meninggalkan lokasi, ia sempat diajak untuk bergabung dengan beberapa orang yang sedang bermain domino di ruang tamu. Saat itu ruang tamu Posko KKSS sangat ramai. Tampak beberapa orang sedang bermain domino.

Bersama Karding, Raja Juli diajak ikut main domino. Setelah 2 kali putaran permainan, Raja Juli menyatakan bahwa dia kembali pamit untuk pulang kepada Karding.

“Di ruang tamu ramai sekali orang. Beberapa orang lainnya sedang bermain domino. Mas Menteri Karding dan saya diajak ikut main. Setelah dua kali putaran, saya pamit pulang kepada Mas Menteri Karding,” tegas Raja Juli.

“Dan banyak orang yang ada di ruang tamu tersebut. Saya tidak kenal dengan 2 pemain lainnya. Tidak ada juga pembicaraan soal kasus apapun pada saat itu,” imbuhnya.

Menurut Raja Juli, dia baru mengetahui bahwa salah seorang yang ikut bermain domino dengan dirinya dan Karding adalah Azis Wellang, seorang pengusaha yang dijadikan tersangka dalam kasus pembalakan liar akhir tahun lalu.

Secara tegas, Raja Juli menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah memberi ruang kepada pelanggar hukum di kawasan hutan.

”Setelah berita (di salah satu media massa nasional) beredar, saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang yang diberitakan sebagai pembalak liar.

Bagi saya tidak ada sedikitpun ruang bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan. Saya akan tegakan hukum setegas-tegasnya kepada pembalak liar tanpa pandang bulu,” tegas Raja Juli. (*)

Leave a Reply