Jakarta, EDITOR.ID,- Presiden Prabowo Subianto hari ini melantik Afriansyah Noor menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025). Afriansyah merupakan Relawan Jokowi-JK dan Wamenaker di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Afriansyah Noor merupakan salah satu orang kepercayaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. Afriansyah pernah dipercaya Jokowi menjabat sebagai Ketua Tim DPP Relawan Pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 2014.
Setelah memenangkan Pemilihan Presiden 2019, Jokowi memberikan kepercayaan kepada Afriansyah Noor untuk menjabat sebagai Wamenaker pada Kabinet Indonesia Maju Jokowi–Ma’ruf Amin, Periode 2019-2024. Jabatan tersebut saat ini kembali disandang Afriansyah usai dipercaya Presiden Prabowo kembali menjadi Wamenaker di Kabinet Merah Putih.
Ketua Dewan Redaksi EDITOR.ID, Asri Hadi menyampaikan ucapan selamat kepada sahabat dekatnya, Afriansyah Noor.
“Selamat mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja. Pak Afriansyah Noor adalah sosok rendah hati, pekerja keras dan sederhana. Beliau sangat pantas duduk di posisi tersebut karena selama ini perhatiannya terhadap nasib pekerja di Indonesia,” ujar Asri Hadi.
Asri Hadi mengatakan Afriansyah Noor memiliki pengalaman yang panjang menangani masalah ketenagakerjaan. “Di era Presiden Jokowi, beliau dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja, artinya pengalaman beliau sangat panjang dalam memimpin di Kemenaker ini,” tutur Asri Hadi.
Asri Hadi juga mendoakan Afriansyah Noor agar dalam menjalankan tugasnya dilindungi Allah SWT dan diberikan kemudahan.
“Saya doakan kepada Bapak Afriansyah Noor semoga diberikan perlindungan dari Allah SWT, diberikan kemudahan dan dijauhkan dari godaan jabatan dan kekuasaan dengan tetap sederhana dan ramah,” kata Asri Hadi.
Afriansyah alias Ferry menggantikan Immanuel Ebenezer alias Noel yang tertangkap KPK karena terseret kasus dugaan pemerasan penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Adapun pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Negeri Negara Tahun 2024-2029 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.
Pelantikan itu dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025) siang. Upacara diawali dengan pembacaan Keppres oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.
Proses ini dilanjutkan pengucapan sumpah jabatan oleh para pejabat yang dilantik, serta ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika dan jabatan bekerja sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” kata Prabowo mengucap sumpah diikuti Ferry di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 96/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029 pada 17 September 2025.
Ferry punya rekam jejak panjang di politik dan kursi pemerintahan. Ia bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB) sejak 1998.
Ia juga menjabat Wakil Menteri Ketenagakerjaan di pemerintahan Presiden Jokowi pada 2022 hingga 2024.
Kursi wakil menteri ketenagakerjaan kosong selama sebulan belakangan ini. Kekosongan terjadi setelah Presiden Prabowo memberhentikan Immanuel Ebenezer alias Noel dari jabatannya sebagai wamenaker.
Keputusan diambil buntut langkah KPK menetapkan Noel menjadi tersangka korupsi pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker.
Noel diketahui memang terjaring OTT KPK karena diduga menerima Rp3 miliar dan satu unit motor Ducati.
Uang dan motor tersebut ia terima terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Profil Afriansyah Noor
Afriansyah Noor lahir di Jambi pada 20 April 1972. Afriansyah Noor memiliki rekam jejak karier pekerjaan yang panjang yakni sejak 1996 dengan bekerja di berbagai perusahaan.
Terakhir kali di badan usaha periode 2005–2008, dia menjabat sebagai Direktur Pengamanan Asset dan Penerbitan Asset DP3KK (Badan Pengelola Komplek Kemayoran) Sekretariat Negara atau yang sekarang bernama PPKK (Pusat Pengelola Komplek Kemayoran) BLU Sekretariat Negara.
Di dunia politik, Afriansyah sempat menjadi Tim Relawan Pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 2014. Jabatannya adalah Ketua DPP Relawan Jokowi-Jusuf Kalla.
Kemudian, Afriansyah diamanatkan jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Indonesia Maju Jokowi–Ma’ruf Amin, Periode 2019-2024.
Adapun, dia juga sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBB 2017–2019 dan berlanjut pada periode 2019–2024. Afriansyah kemudian dicopot dari jabatannya pada Mei 2024.
Secara akademis, Afriansyah merupakan sarjana Teknik Sipil dan Perencanaan dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 1997. Dia kemudian meraih predikat master di bidang Administrasi Negara dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2010.
Selain itu, pria yang akrab disapa Ferry itu pernah maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat, sejak pemilihan umum 2004 hingga terakhir pada pemilihan umum 2019, tapi upayanya masih belum membuahkan hasil.
Selain itu, dia pernah menjadi anggota Tim Kampanye Tingkat Nasional kandidat Susilo Bambang Yudhoyono – Muhammad Jusuf Kalla untuk pemilihan umum Presiden Indonesia 2004. (*)












