Settia

Medsos dan Terorisme Jadi Permasalahan Serius Bangsa

EDITOR.ID, Pringsewu,- Seiring perkembangan teknologi informasi yang tidak bisa dibendung lagi saat ini, Kasat Binmas Polres Tanggamus Iptu Irfansyah Panjaitan mengingatkan agar semua elemen masyarakat bijak dalam bermedia sosial.

“Saat ini masyarakat sudah disibukkan dengan media sosial. Bangun tidur, yang dipegang pertama kali handphone. Langsung buka media sosial,” ungkapnya, Senin (23/7/2018) saat memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada siswa dan siswi MAN 1 Pringsewu di Lapangan Kampus setempat.

Padahal jika tidak bisa memilah dan memilih konten yang ada di media sosial, masyarakat dalam hal ini warganet akan mendapatkan banyak mudharat (efek negatif) dari pada manfaatnya.

“Jadi harus hati-hati dalam bermedsos apalagi saat ini ada undang-undang IT yang mengatur tentang berinteraksi di media sosial. Jangan mengeluarkan ujaran kebencian, unggah foto-foto yang tidak etis karena ancamannya 5 tahun penjara,” jelasnya sebagaimana dilansir dari NU Online.com.

Dalam menerima informasi yang beredar di medsos, ia juga mengingatkan untuk senantiasa melakukan klarifikasi (tabayun) sekaligus selektif dan mempertimbangkan apakah konten tersebut bermanfaat atau tidak.

“Jangan gampang menyebarkan berita yang tidak jelas. Pertimbangkan manfaat dan mudlaratnya,” tegasnya.

Selain masalah medsos, Irfansyah juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap paham-paham radikal dan terorisme yang saat ini menjadi permasalahan serius yang dihadapi bangsa.

“Apalagi para pelajar yang masih labil jiwanya paling mudah direkrut oleh kelompok ini. Dengan dalih akan masuk surga dengan para bidadari, kelompok ini membungkus propaganda mereka atas nama agama dan jihad fi sabilillah,” ungkapnya.

Pemahaman yang seperti ini tentu sudah melenceng jauh dari nilai-nilai agama yang senantiasa menebarkan kasih sayang dan moderat dalam beragama. Tidak ekstrim kiri maupun kanan. Oleh karenanya, ia mengingatkan para pendidik di madrasah tersebut untuk senantiasa mengawasi anak didiknya dan memberikan pencerahan dalam menghadapi dua permaslahan bangsa saat ini yaitu media sosial dan radikal-terorisme.

Penyuluhan dari Polres Tanggamus ini serentak dilaksanakan di SLTP dan SLTA di Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus. Dengan penyuluhan ini diharapkan para pendidik dan pelajar di ke dua kabupaten tersebut memahami fenomena yang terjadi saat ini sekaligus memiliki benteng untuk menangkal hal-hal negatif yang muncul.

Selain penyuluhan tentang media sosial dan paham radikal-terorisme, Polres Tanggamus juga memberikan materi wawasan kebangsaan, kenakalan remaja dan anti narkoba. (nuonline.com)

Leave a Reply