Settia

Materi Pelatihan Pra Kerja Mirip Konten Gratis Youtube Disoal

ilustrasi

EDITOR.ID, Jakarta,- Materi program pelatihan Pra Kerja yang dibuat Skill Academy dinilai janggal dan disoal oleh sejumlah kalangan. Pasalnya materi yang dijadikan pelatihan konon mirip konten Youtube yang mudah diakses secara gratis dan menjadi referensi pembelajaran. Namun, pelatihan Pra Kerja ini berbiaya besar.

Salah satu platform yang digandeng pemerintah Skill Academy dikritik. Platform itu berafiliasi dengan Ruangguru yang dipimpin Adamas Belva Syah Devara, staf khusus Presiden Jokowi.

Pasalnya perusahaan berbasis aplikasi yang akan menyelenggarakan Program Kartu Pra Kerja ini konon membuat pelatihan yang unik. Pengangguran yang dibiayai negara untuk ikut pelatihan Program Pra Kerja diajari jadi driver ojek online. Anggarannya per satu peserta dikenai Rp 200 Ribu.

Ini baru salah satu materi dari pemilik platform yang dijadikan mitra pemerintah untuk mengelola Program pelatihan Kartu Pra Kerja yang dianggarkan triliunan.

Parahnya lagi, ada konten materi yang mirip dengan pelatihan di Youtube secara gratis. Bedanya materi ini ditawarkan dengan anggaran negara dalam Program Kartu Pra Kerja.

Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menyoroti keberadaan Skill Academy, termasuk konten yang disediakan. ’’Materi soal membuat CV, misalnya, di YouTube bisa ditonton gratis. Materi seperti itu ada,’’ katanya kemarin (16/4/2020).

Konten-konten lainnya seperti meracik kopi ala barista juga bertebaran di YouTube.

Dia mengaku sangat prihatin karena konten-konten yang bisa diakses secara gratis malah dijual kepada masyarakat.

Apalagi salah satu platform yang menjual konten itu dipimpin staf khusus presiden.

Dia mengatakan, keterlibatan perusahaan milik staf khusus presiden dalam program kartu prakerja jelas menimbulkan konflik kepentingan.

Pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI) Lina Miftahul Jannah juga mengamati sejumlah konten pelatihan online dalam program kartu prakerja.

Menurut dia, banyak konten yang cocok untuk para pencari kerja di sektor formal. Misalnya, konten pembuatan CV, panduan wawancara, dan kursus bahasa Inggris.

Padahal, lanjut Lina, seharusnya program kartu prakerja lebih fokus membantu menjadi wirausahawan.

Sebelumnya terungkap perusahaan ini menawarkan Program kartu prakerja membuat beberapa platform kursus online agar kebagian peran pekerjaan dari pemerintah. Mereka menawarkan bermacam pelatihan online dengan harga variatif. Mulai Rp 50 ribu sampai Rp 1 juta.

Namun parahnya, konon sejumlah konten materi pelatihan yang diberikan kepada anak-anak muda pencari kerja itu, justru konten sejenis yang sudah diunggah di youtube dan bisa diakses pembelajarannya secara gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *