EDITOR.ID, Pyongyang,- Saat perhatian dunia sedang menyorot ketegangan antara Rusia dan Ukraina, namun Korea Utara baru-baru ini justru menembakkan rudal balistik yang melalui wilayah Korea Utara dan Jepang pada Minggu (27/2/2022).
Peluncuran rudal milik Korea Utara tersebut dilakukan dalam rangka uji coba. Meski demikian, hal itu cukup mengusik kenyamanan Korea Selatan dan Jepang. Pasalnya, peperangan antara Rusia dan Ukraina masih menjadi sorotan negara-negara di dunia.
Sebagai informasi, Jepang sempat melaporkan peluncuran itu pada bulan lalu. Kepala sekretaris kabinet Hirokazu Matsuno mengutuknya sebagai ancaman terhadap perdamaian dan keamanan.
Sementara itu, China mendesak semua pihak untuk menjaga stabilitas dan mengingatkan kepada pihak-pihak yang terkait.
“Kami menyerukan kepada pihak-pihak yang relevan untuk mengingat perdamaian dan stabilitas keseluruhan di semenanjung itu,” kata juru bicara kementerian luar negeri China Zhao Lijian yang dikutip Info Mojokerto dari Reuters pada Minggu (27/2/2022).
Diketahui sebelumnya, Korea Utara yang bersenjata nuklir telah melakukan uji coba rudal lainnya. Serangkaian peluncuran yang luar biasa cepat. Bahkan, dikatakan dua dari mereka melibatkan “rudal hipersonik” tunggal yang memiliki kecepatan tinggi dan bermanuver setelah peluncuran.
Selain itu, ada tes lain juga yang melibatkan sepasang rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan dari gerbong kereta.
Melansir dari Reuters, dijelaskan bahwa Amerika Serikat pun bereaksi terkait peluncuran Rudal Korea Utara tersebut.
Komando Indo-Pasifik militer AS mengatakan bahwa peluncuran itu tidak menimbulkan ancaman langsung bagi Amerika Serikat atau sekutunya. Namun, peluncuran rudal ini menyoroti dampak destabilisasi dari program senjata terlarang (Korea Utara). (tim)












