Jakarta, EDITOR.ID,- Berulang kali dipuji Presiden RI Prabowo Subianto sebagai “guru” politiknya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) lebih memilih rendah hati. Jokowi tak jumawa oleh pujian Prabowo. Mantan Walikota Solo itu justru mengaku ia banyak belajar politik dari Pak Prabowo.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto kembali memuji-muji kehebatan Jokowi saat acara di Muslimat NU kemarin. Prabowo mengaku belajar politik dari Jokowi. Ia tak perlu malu menyatakan soal itu. Ia juga menyayangkan pihak-pihak yang menjelekkan Jokowi ketika sudah tak berkuasa.
“Mau dijelek-jelakan, jangan, kita hormati semua. Ada yang sekarang mau misahkan saya dengan Jokowi, lucu juga, untuk bahan ketawa boleh. Jangan, jangan kita pecah belah, itu kegiatan mereka yang tak suka dengan Indonesia,” ujar Prabowo dihadapan ratusan jemaah Muslimat NU di acara Harlah.
Menanggapi pujian Prabowo, Jokowi memilih merendah. Ia mengaku justru banyak belajar politik dengan sosok presiden RI ke-8 Prabowo Subianto.
Ia mengatakan salah satu yang dipelajari adalah soal politik. “Ndak, ndak. Saya yang belajar politik dengan Pak Prabowo,” kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/2/2025).
Jokowi menambahkan bahwa yang benar adalah saling belajar antara dirinya dengan Prabowo. “Saling belajar. Belajar politik (yang dipelajari dari Prabowo),” katanya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait apakah benar dirinya yang mengenalkan sosok Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa ke Prabowo dalam rangka Pilpres, ia membenarkan hal itu. “Ya kalau itu iya. Benar,” katanya.
“Ya kalau itu ya benar (mengenalkan Khofifah kepada Prabowo). Saya yang menyampaikan dalam rangka pilpres, Pak Prabowo sebaiknya ketemu dengan Bu Khofifah di Surabaya. Untuk ya berdiskusi mengenai Jawa Timur gitu aja. Iya saling belajar,” ujarnya.
Jokowi kembali menekankan pentingnya belajar politik dan mengakui banyak belajar dari Prabowo.
“Ya belajar politik. Banyak. Banyak,” tambahnya.
Prabowo: Ada Pihak yang Ingin Memisahkan Saya dengan Jokowi
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya upaya dari pihak tertentu yang berusaha memisahkan dirinya dengan mantan Presiden Jokowi. Namun, ia tidak menyebut siapa pihak yang dimaksud.
“Ada pihak yang sengaja pisahkan saya dengan Pak Jokowi,” kata Prabowo saat membuka Kongres Muslimat NU XVIII di Gedung Jatim Expo Surabaya, Senin (10/2/2025) sore.
Prabowo meminta agar masyarakat, terutama ibu-ibu Muslimat NU, tidak menghiraukan pihak yang mencoba memecah belah.
“Orang yang suka memecah belah adalah orang yang tidak suka Indonesia,” ujarnya.












