Isi Pesan Suara Dini di HP Jelang Tewas Dianiaya Anak Anggota DPR, Mengejutkan!

"Kek aku dibanting-banting, aku nggak masalah, nggak apa," ucap Dini dalam pesan itu. Suara Dini terdengar bergetar. "Astaga, memar-memar badannya, aku liat sendiri," balas seseorang yang mendapat kiriman pesan suara tersebut.

Kematian Dini Sera Afrianti atau Dini (27) masih menyisakan misteri dan semakin menyita perhatian publik.

Dalam video TikTok tersebut, Dini menuliskan bahwa perempuan biasanya berusaha mati-matian untuk melindungi perasaan laki-laki. Namun sebaliknya, kata Dini, laki-laki justru ingin sekali membunuh perempuan.

“Cwenya mati-matian jaga hati buat cwonya, eh cwonya mati-matian buat matiin cwenya,” ulis Dini di TikTok sebelum dibunuh pacarnya

Kisah Dini lewat konten TikTok pun langsung viral. Pesan terakhirnya semakin mendapat perhatian setelah netizen mengetahui Dini tewas di tangan pacarnya.

Kuasa hukum korban, Dimas Yemahura menyebut Dini sempat mengirimkan Voice Note kepada temannya sebelum menghembuskan nafas terakhir. Pesan suara dari Dini ke temannya itu telah dijadikan sebagai alat bukti dalam kasus penganiayaan oleh Ronald Tannur.

Meski tak menjelaskan secara rinci, Dimas menjelaskan bahwa Dini terdengar menangis dan mengaku dihajar oleh Ronald Tannur.

“Saat fase kritis atau tidak sadarkan diri, sempat korban ini mengirimkan voice note ke temannya. Sedang dihajar oleh si R, sambil menangis-nangis,” ucap Dimas.

Dimas menyampaikan pesan suara tersebut tidak bisa dibagikannya karena merupakan salah satu barang bukti. “Kami ada dan memang tidak kami share dan tidak kami tunjukkan sebelum ada proses hukum yang lebih serius,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dimas juga mengatakan bahwa Dini kerap menerima kekerasan fisik dari R selama lima bulan berpacaran.

“Kurun waktu lima bulan mereka berhubungan memang beberapa kali saudari Andini mengalami hal seperti ini,” ungkap Dimas.

Sebelumnya, kasus penganiayaan hingga tewas terhadap Dini terjadi di klub malam Blackhole KTV, Surabaya, Jawa Timur. Detik-detik kematian Dini kemudian terungkap berkat rekaman CCTV yang menjadi bukti kejahatan Ronald.

Petugas keamanan Blackhole KTV bersaksi bahwa Dini masuk ke klub malam bersama pacarnya. Keduanya kemudian terlibat adu mulut sengit di seluruh lobi dan tempat parkir.

Bahkan saat bertengkar, Ronald beberapa kali menganiaya Dini dengan kejam, tepatnya di basement Lenmarc Mall Surabaya.

Penganiayaan semakin meningkat setelah Ronald menyeret dan menabrak Dini dengan mobil. Sementara itu, security yang menyaksikan kejadian tersebut langsung menegur Ronald. Pasalnya, Ronald berniat meninggalkan jenazah Dini yang tergeletak di parkiran.

Teguran security itu membuat Ronald membawa jenazah Dini ke dalam mobilnya. Ronald kemudian membawa Dini ke salah satu rumah sakit swasta terdekat di Surabaya. Sayangnya, Dini dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dialaminya.

Hasil autopsi dilakukan terhadap jenazah Dini di RSUP Dr Soetomo. Akibatnya, ditemukan sejumlah luka lebam di tubuh Dini. Wanita tersebut juga diperkirakan meninggal karena luka di kepala dan paru-parunya. Ditemukan juga barang bukti tangan Dini terlindas mobil. (tim)

Leave a Reply