Ini Kejadiannya Adik Kandung Habib Bahar bin Smith Dicabuli dan Dibacok, Geger!

Polisi menangkap dua orang pelaku tindak pidana pengeroyokan, penganiayaan, dan pencabulan yang menyerang adik kandung dari Habib Bahar bin Smith. bagaimana kronologinya?

Bahar bin Smith, Adiknya Jadi Korban Pengeroyokan

Jakarta, EDITOR.ID,- Nasib tragis dialami penceramah Habib Bahar bin Smith. Keluarganya menjadi korban pemerkosaan dan pengeroyokan. Adik Bahar, namanya Zein bin Smith mengalami nasib memilukan. Ia dikeroyok dua pria saat berusaha menyelamatkan adik perempuannya yang sedang dicabuli pelaku.

Akibatnya terjadi duel dan baku hantam antara Zen bin Smith menghadapi dua pria tersebut. Dalam duel ini, adik Bahar mengalami luka robek cukup serius

Korban diantar Bahar bin Smith akhirnya melaporkan kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ke Polres Metro Tangerang Selatan, Senin (16/6/2025).

Kronologi Kejadian

Kuasa hukum Zen bin Smith, Ikhwan Tuan Kota menjelaskan, kejadian tragis itu bermula saat korban Zen Smith berusaha menyelamatkan adiknya dari dugaan percobaan pemerkosaan, namun malah menjadi sasaran empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

“Sudah selesai, tadi sore bada ashar laporannya sudah diserahkan dan sudah diterima pihak polisi,” ujar Ikhwan Tuan Kota, kuasa hukum Zein, saat dihubungi awak media.

Laporan yang diajukan mencakup dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 dan 351 KUHP.

Dibacok Saat Lindungi Kehormatan Adik Perempuan

Zein disebut mengalami luka bacok di tangan kanan akibat serangan benda tajam yang dilakukan saat ia mencoba melindungi sang adik dari tindakan bejat para pelaku.

“Awalnya memang pemicunya itu (dugaan upaya pemerkosaan). Habib Zein membela kehormatan adik yang akan diperkosa. Lalu terjadi pengeroyokan dari pelaku pemerkosaan bersama temannya, empat orang,” ujar Ikhwan Tuan Kota.

Akibat insiden tersebut, Zein mengalami luka pada tangan kanan karena benda tajam. Sebagai bagian dari proses pelaporan, Zein telah menjalani visum dan saat ini dikabarkan dalam kondisi stabil dan membaik.

Meski sempat terluka, kondisi Habib Zein saat ini dilaporkan sudah membaik. “Beliau dalam kondisi baik,” imbuh dia.

Polisi Tangkap Dua Pelaku

Polisi akhirnya berhasil menangkap dua orang pelaku. Mereka diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan, penganiayaan, dan pencabulan yang menyerang adik kandung dari Habib Bahar bin Smith.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi menjelaskan kedua pelaku ditangkap oleh Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan dan Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan pada Senin, 16 Juni 2025. Pelaku pertama berinisial YLK ditangkap sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Panti Asuhan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur. YLK diduga sebagai pelaku penusukan terhadap korban berinisial Z.

“YLK ini berperan melakukan penganiayaan dan penusukan terhadap korban saudara Z,” ujar Ade Ary Syam Indradi pada Selasa (17/6/2025)

Sementara itu, pelaku kedua berinisial EKK diamankan pada pukul 03.00 WIB di Jalan Arjuna, Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Ia diduga melakukan tindak pencabulan terhadap korban wanita berinisial S, yang juga adik Habib Bahar.

Kasus ini berawal di Gang Sate, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, sekitar pukul 02.30 WIB, Senin dini hari. Saat itu, korban Z yang juga merupakan pelapor dalam kasus ini mendengar suara teriakan dari arah gang tersebut.

“Pelapor mendengar suara wanita memanggil namanya. Saat didatangi, pelapor melihat adik kandungnya, saudari S, sedang dalam kondisi mulut ditutup oleh pelaku dan diduga sedang dicabuli,” kata dia.

Sempat terjadi baku hantam antara pelapor dan pelaku di lokasi kejadian. Namun, insiden berlanjut hingga ke rumah pelaku, tempat pelapor kemudian berusaha mencari klarifikasi.

“Saat pelapor membuka pintu rumah pelaku, sempat terjadi dorong-dorongan. Pelaku kemudian mengambil pisau dan mengarahkannya ke leher korban. Korban menepis dengan tangan kanan, hingga akhirnya mengalami luka robek cukup serius,” ujarnya.

Polisi memastikan bahwa kasus ini telah terungkap sebagian, namun penyidik masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya pelaku lain atau keterlibatan pihak lain.

Sementara, Barang bukti berupa pisau yang digunakan dalam penyerangan telah diamankan. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kasus ini akan diusut secara tuntas dan proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. (tim)

Leave a Reply