Dewan Penasehat APUDSI Khairil Hamzah Puji TNI: Kekuatan Paling Strategis Menanggulangi Bencana

Khairil melihat dalam penanganan tanggap bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar, para personil TNI bekerja keras tanpa lelah, memasuki wilayah yang terisolir lumpur. Dengan penuh dedikasi dan loyalitas melakukan kerja kemanusiaan. Mencari korban yang hilang, mengevakuasi jasad korban hingga mengantar korban selamat menuju lokasi pengungsian.

Kolase : Bos Sambas Sinergy Khairil Hamzah (Kiri) Prajurit TNI Gendong Bocah Kecil (Kanan)

Jakarta, EDITOR.ID,- Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) Khairil Hamzah mengapresiasi kinerja Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu menangani bencana Banjir Bandang di Sumatera. Mulai dari evakuasi korban, pembukaan jalan terisolir, distribusi bantuan pangan hingga pelayanan pengungsi berjalan sangat profesional dan mampu memberikan perlindungan dengan baik.

Khairil Hamzah

“TNI adalah instansi yang memiliki SDM sangat besar, terlatih, trampil ditunjang peralatan telekomunilasi, evakuasi dan pembangunan fisik yang sudah termanage dengan baik,” ujar Khairil Hamzah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Dalam kesempatan ini Khairil Hamzah mendukung penuh kebijakan dan langkah Presiden RI Prabowo Subianto dalam menambah personil TNI dalam penanganan dan pelayanan korban bencana Banjir di Sumatera.

“Keputusan Pak Prabowo menambah kekuatan TNI dan mensinergikan TNI dengan berbagai instansi adalah langkah yang super strategis,” ujarnya.

Khairil melihat dalam penanganan tanggap bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar, para personil TNI bekerja keras tanpa lelah, memasuki wilayah yang terisolir lumpur. Dengan penuh dedikasi dan loyalitas melakukan kerja kemanusiaan. Mencari korban yang hilang, mengevakuasi jasad korban hingga mengantar korban selamat menuju lokasi pengungsian.

Semua manajemen penanganan bencana dilakukan dengan rapi dan terkoordinasi.

“Dalam menanggulangi (tanggap bencana) banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar kita melihat team TNI sangat efektif dan konkrit,” tuturnya.

Founder KHP Law Firms dan Chairman Sambas Sinergy Sindicate ini juga berharap Panglima TNI, Kasad, KSAL dan KSAU bisa menambah pengiriman personil pasukan agar penyelamatan dan evakuasi korban bisa dilakukan dengan cepat. Mengingat kondisi medan yang masih berkubang lumpur dan banyak warga terjebak.

“Kita berharap melalui panglima TNI, KASAD, KASAL. KASAU dapat dilibatkan lebih banyak lagi pasukan TNI untuk Tanggap Bencana dan Rehabilitasi Bencana,” katanya.

Foto: Tangkapan Layar Instagram @infopublik.id

Khairil Hamzah kemudian mengingatkan bagaimana jejak rekam sejarah TNI saat membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang pernah menerpa Indonesia. Dengan kerja disiplin dan terukur, TNI mampu memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 dengan cermat dan sukses.

“Kita flash back di masa lampau ketika bencana Covid 19 menimpa Indonesia, peran dan jasa TNI sangat besar dalam mengatasi penyebaran Covid-19, TNI mampu memberikan bantuan dan layanan isolasi dengan sangat baik, demi mengurangi korban jiwa,” katanya.

Khairil Hamzah menambahkan tugas TNI bukan hanya pertahanan atau penjaga kedaulatan negara. Namun di masa damai peran dan tugas TNI adalah membantu rakyat ketika terjadi bencana alam yakni tugas non perang.

“Sudah waktunya rakyat menerima TNI bukan hanya pasukan perang dan menjaga kedaulatan rakyat, tapi TNI sudah ada ditengah rakyat karena kita rawan bencana alam,” katanya.

“TNI dalam situasi normal dan bencana harus bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan umum, pertanian, perikanan, kesehatan, BNPB, dan lain-lain,” pungkasnya.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dari batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 897/Singgalang menempuh medan yang sulit untuk mencapai daerah terisolir pasca banjir bandang yang melanda kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Puluhan prajurit TNI harus berjalan beberapa kilometer untuk mengevakuasi korban dan memakamkan para korban banjir bandang di desa setempat dengan layak. ***

Leave a Reply