Jakarta, EDITOR.ID,- Aksi demo di Makassar Sulawesi Selatan rusuh. Massa membakar gedung DPRD. Api membumbung tinggi asap hitam pekat. Gedung DPRD di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar ludes terbakar. Bagian depan dan atap gedung telah dilalap api.
Dilansir detikSulsel, pantauan di lokasi pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 00.25 Wita, api mulai terlihat di bagian dinding depan gedung. Api juga terlihat di sisi bagian lain gedung.
Warga yang sedari tadi berkerumun di Flyover Jalan Urip Sumoharjo hanya bisa menyaksikan kebakaran yang terjadi. Aparat yang berada di lokasi juga tidak bisa berbuat banyak.
BPBD Kota Makassar melaporkan data korban luka dan meninggal dalam insiden gedung DPRD Makassar yang terbakar saat massa ricuh. Ada tiga orang meninggal dunia dan 5 orang lainnya terluka.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Makassar M Fadli Tahar menyebut tiga korban meninggal dunia terdiri dari dua orang pria dan seorang wanita. Dua korban masing-masing meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Grestelina, Makassar.
“Meninggal 3 orang,” kata Fadli dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).
Sementara kelima korban lainnya masing-masing terdiri dari 3 orang luka berat, dan 2 lainnya luka sedang. Para korban masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Berikut daftar lengkap korban pembakaran gedung DPRD Makassar:
Korban Meninggal
- Sarinawat, perempuan, umur 26 tahun. Meninggal saat dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar
- Syaiful, laki-laki, umur 43 tahun. Meninggal di rumah sakit Grestelina
- Abay, laki-laki. Meninggal di gedung DPRD Makassar
Korban Luka Berat dan Ringan
- Budi Haryadi S, laki-laki, umur 30 tahun. Sedang koma, dirujuk ke RS Primaya
- Heriyanto, laki-laki, umur 28 tahun. Luka berat akibat melompat dari lantai 3. Dirujuk ke RS Grestelina
- Sahabuddin, laki-laki, umur 45 tahun. Nyeri pinggul akibat melompat lantai 2. Dirujuk ke RS Hermina
- Arif Rahman Hakim, laki-laki, umur 28 tahun. Dirujuk ke RS Grestelina
- Agung Setiawan, laki-laki, umur 32 tahun. Dirujuk ke RS Hermina. (*)












