Budak Seks Jeffrey Epstein Menghilang, Merangkap Pilot Pribadi Wanita Berjuluk “Gulfstream Girl”

Dalam dokumen pengadilan dan kesaksian korban, Marcinko digambarkan sebagai salah satu korban Epstein, dengan Epstein diduga menyebutnya sebagai "budak seks Yugoslavia". Kesaksian Epstein berbohong, dari hasil penyelidikan, Epstein sebenarnya "membeli" Marcinko dari keluarganya di Yugoslavia saat Marcinko berusia 15 tahun.

Budak Seks Jeffrey Epstein Menghilang, Merangkap Pilot Pribadi Wanita Berjuluk "Gulfstream Girl"

New York, EDITOR.ID – Budak seks Jefrrey Epstein yang dikenal sangat cantik dan seksi, Nadia Marcinko, tiba-tiba menghilang secara misterius. Ia oleh Epstein juga dipekerjakan menjadi pilot pribadinya. Konon wanita yang juga akrab disapa Nada Marcinkova itu dibeli Epstein dari keluarganya yang miskin.

Marcinkova dijadikan Epstein sebagai asisten pribadi dan pilot jet pribadinya. Marcinkova berasal dari Slowakia (dahulu bagian dari Cekoslowakia/Yugoslavia).

Nadia Marcinko diberi julukan “Budak Seks” oleh Epstein menurut catatan kepolisian Palm Beach dan kesaksian para korban.

Awalnya, dalam dokumen pengadilan dan kesaksian korban, ia digambarkan sebagai salah satu korban Epstein, dengan Epstein diduga menyebutnya sebagai “budak seks Yugoslavia”.

Ternyata kesaksian Epstein berbohong dipersidangan, dari hasil penyelidikan, Epstein sebenarnya “membeli” Marcinko dari keluarganya di Yugoslavia saat Marcinko berusia 15 tahun untuk dijadikan “budak seks Yugoslavia”-nya.

Nadia Marcinko dibawa ke Amerika pada tahun 2001 pada usia 15 tahun oleh Jeffery Epstein.

Seiring waktu, perannya berkembang, dan ia dituduh beralih dari korban menjadi kaki tangan, termasuk berpartisipasi dalam tindakan seksual dengan gadis di bawah umur di bawah arahan Epstein dan membantu perekrutan serta pengaturan perjalanan.

Marcinko disebut sebagai calon kaki tangan dalam perjanjian non-penuntutan Epstein tahun 2008, yang memberinya kekebalan dari tuntutan federal di Florida, dan ia tidak pernah didakwa secara pidana.

Kemudian ia menjadi pilot pribadi Jeffery, Marcinko mendapatkan lisensi pilot komersial dan sertifikasi instruktur terbang antara tahun 2009 hingga 2012. Pada tahun 2011 menerbangkan “Lolita Express’ yang terkenal, dan Marcinko pun dijuluki “Gulfstream Girl” dari tahun 2011 hingga 2014 sebagai pilot dan influencer.

Karena Marcinko sering terlihat mendampingi Epstein di jet pribadi “Lolita Express” dan ia pun kemudian menjadi CEO Aviloop, sebuah perusahaan pemasaran penerbangan.

Meskipun Marcinko dituduh oleh beberapa korban ikut membantu Epstein dalam merekrut atau berpartisipasi dalam pelecehan, Marcinko tidak pernah didakwa secara kriminal, karena Marcinko mendapatkan imunitas dalam perjanjian non-prosekusi Epstein tahun 2008.

Sejak dokumen pengadilan terkait jaringan Epstein dibuka pada awal 2024, Marcinko dilaporkan telah menghilang dari pandangan publik dan hingga saat ini lokasinya tidak diketahui secara pasti.

Banyak sekali orang menjadi misterius bahkan dikabarkan meninggal dunia atau menghilang seperti Marcinko ini, karena mereka memiliki hubungan dengan atau menjadi korban Jeffery Epstein dan jaringan kriminalnya.

Pihak Kehakiman menemukan berkas yang merujuk pada keinginan Nadia untuk menjalin hubungan dengan Epstein tanpa “wanita lain.”

Masalahnya? Ia menghilang sejak Januari 2024, tak lama setelah pengadilan New York mulai membuka dokumen tambahan terkait Epstein dari gugatan perdata tahun 2015 oleh Virginia Giuffre terhadap Ghislaine Maxwell.

Apakah ia korban atau rekanan lain yang menghilang secara misterius, ataukah ia bersembunyi dari pertanggungjawaban dan publisitas lebih lanjut? Sangat sedikit orang yang lebih penting darinya dalam penyelidikan berdasarkan siapa yang pernah ia terbangkan, apa yang telah ia ikuti, dan apa yang telah ia lihat. (*)

Leave a Reply