Kemudian, Bahar diberitahu bahwa Ponpes Al Zaytun mencampur shaf saat laki-laki dan perempuan, serta khatib Jumatnya perempuan. “Ha, khatib Jumatnya perempuan? Bahlul, sesat, Bubarin. Nanti sama-sama kita bubarin,” cetus Habib Bahar.
Kemudian, santri didekat Habib Bahar juga memberitahunya tentang zina boleh bayar dengan tebusan uang. Padahal isu ini hanya fitnah yang ditebarkan untuk menghancurkan Panji Gumilang dan Al Zaytun. (rim)












