Asri Hadi Hadiri Ultah dan Peluncuran Buku Karya Yusron Ihza Mahendra

Peluncuran Buku "IRIAN BARAT, Bayang-bayang Intrik Global di Balik Misteri Pembunuhan Kennedy" Warnai Ulang Tahun Yusron Ihza Mahendra

Asri Hadi Bersama Yusron Ihza Mahendra

Terutama, garis kebijakan Kennedy yang pasifis, yang mengancam status quo tatanan dunia (sistem bipolar) yang berlaku. Akan tetapi Gunung Emas di Irian Barat yang merupakan deposit emas terbesar dunia, merupakan faktor yang amat signifikan. Terutama, dalam kaitan Rezim Bretton Wood yang mengatur sistem nilai tukar uang waktu itu.

Rencana kunjungan Kennedy ke Jakarta bulan Mei 1964 untuk bertemu Sukarno, menjadi kunci dari semua ini. Tegasnya, kunjungan itu akan merupakan “Skakmat” bagi Alllen Dulles (CIA) dalam pertarungan strategi melawan Kennedy.

“Jika kunjungan tersebut terlaksana, Kennedy akan berhasil merangkul dan meyakinkan Sukarno, pemimpin yang berani menentang dominasi Dunia Barat ketika itu,” tutur Yusron.

Betul, Sukarno bukanlah tokoh sembarangan. Ia merupakan arsitek utama Konferensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung, yang melahirkan Gerakan Non-Blok─sebuah blok netral yang menolak berpihak pada Blok Barat atau Timur. Sukarno bahkan membentuk CONEFO, organisasi tandingan PBB, setelah Indonesia keluar dari keanggotaan PBB sebagai bentuk protes atas kebijakan internasional yang dianggap tidak adil.

Allen Dulles dan kelompoknya melihat pertemuan Kennedy dan Sukarno sebagai ancaman besar. Jika Sukarno, yang memiliki pengaruh besar di dunia internasional itu, bersedia menghentikan konfrontasi dengan Malaysia (yang notabene adalah perangkap CIA dan MI6) atas arahan Kennedy, hal itu akan menjadi kemenangan politik gemilang bagi Kennedy. Dan, akan memperbesar peluangnya terpilih kembali sebagai presiden Amerika untuk kedua kalinya.

Jakarta merupakan pentas pertarungan politik dan diplomasi paling krusial bagi Kennedy dalam rivalitas atas lawan-lawannya, di mana kebijakan Trikora dan Dwikora yang ditempuh Sukarno adalah medan laga utamanya.

Maka, oleh lawan politiknya, langkah dan manuver politik Kennedy dan Sukarno harus dihentikan!

Novel IRIAN BARAT tak hanya cerita tentang konspirasi dan perjuangan mengungkap kebenaran, tetapi juga kisah tentang cinta dan kebencian, kesetiaan dan pengkhianatan, keberanian, dan kekuatan tekad di tengah dunia yang penuh intrik. Sebuah novel yang menggugah pikiran, menggetarkan hati dan membawa pembaca memahami sejarah kelam yang terlupakan. (tim)

Leave a Reply