Polda Metro Jaya Ingatkan Medsos Sering Jadi Media Hoaks dan Hate Speech

focus grup discusion dirbinmas polda metro dengan generasi milenial foto bersama (ist)

EDITOR.ID, Jakarta,- Media sosial (medsos) belakangan banyak disalahgunakan oleh orang-orang atau pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan dan keuntungan pribadi atau kelompoknya. Penggunaan medsos yang paling sering saat ini untuk menyebarkan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech).

Demikian disampaikan Wadirbinmas PMJ, AKBP Yudhistira Widyawan, S.H., S.Ik., M.Si. dihadapan generasi Milenial dalam Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2021)

Kegiatan FGD diikuti anggota Karang Taruna dari Polres Jajaran PMJ, Pamong dan Pinsaka Bhayangkara. Juga hadir Satbinmas Polres Jajaran PMJ.

FGD yang digelar Dirbinmas Polda Metro Jaya hari ini mengambil tema “Peningkatan Partisipasi Generasi Milenial Dalam Melawan Hoax dan Hate Speech Di Tengah Pandemi Covid-19 Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI” dengan sub judul “Bagaimana Bersinergi Bersama Membangun Mindset Anti Hoax Sebagai Karakter Anak Bangsa Indonesia.”

AKBP Yudhistira mencontohkan kasus penyebaran hoax penanganan Covid-19 dan Vaksin Nasional yang saat ini makin marak disebarkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

?Hal ini dapat menimbulkan kerugian atau kerusakan bagi pihak lain bahkan bagi masyarakat dan negara,? kata perwira berpangkat dua melati ini.

AKBP Yudhistira menambahkan bahwa dibutuhkan peran serta generasi Milenial untuk melawannya dan menjaga keutuhan NKRI. ?Hoax biasanya dibuat untuk mencapai tujuan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu dan mendapatkan keuntungan dari dampak yang ditimbulkan,? ujar AKBP Yudhistira Widyawan.

Menurut Yudhistira, dalam beberapa kasus, hoax juga digunakan sebagai media untuk mengadu domba, fitnah.

Selain itu kasus hoaks di medsos juga jadi pencemaran nama baik, membuat kepanikan, menjatuhkan orang atau golongan tertentu dan Pemerintah.

?Pemanfaatan Medsos makin bervariatif, Medsos tidak lagi digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi atau sosialisai, namun seringkali juga digunakan sebagai sarana pendidikan, promosi, dukungan Medsos,? pungkas Yudhistira.

Sementara itu ditempat yang sama Kasubditbhabinkamtibmas Ditbinmas PMJ, AKBP I. G. M. Seli Pudjawan, S.E. mengatakan bangsa Indonesia hebat karena bisa menghadapi Pandemi Covid-19 dengan baik.

?Kita wajib bersyukur dengan capaian yang kita dapat dalam menghadapi Pandemi Covid-19,? ujarnya.

?Jangan sampai kita menghadapi gelombang ke-3 Pandemi Covid-19,? tambahnya.

Dalam FGD dibahas sejumlah materi antara lain :
? Digital Nation
? Pemanfaatan ruang digital(efek positif dan efek negatif)
? Saluran penyebaran Hoax dan hatespeech
? Survey DCI 2021 Microsoft
? Fenomena FOMO
? Informasi salah (ada konten 20 yg salah selama Pandemi)
? Apa itu Hoaks
? Mengidentifikasi Hoaks
? 7 tipe mis dan disinformasi
? Undang-undang ITE
? Sanksi UU ITE
? Sanksi pidana lainnya (KUHP)
? Tips internet sehat dan aman
? Tips verivikasi sumber informasi
– Sosialisasi Whatsapp Bang Bin dan Podcast Bhabinkamtibmas.

Leave a Reply