Settia

Usai Diserang Tim Buser Polda Riau Lakukan Pengejaran Jaringan Teroris

EDITOR.ID, Pekanbaru,- Tim Buser Polda Riau langsung bergerak cepat memburu kemungkinan ada teman mereka yang masih berkeliaran beberapa jam usai Markas Polda Riau diserang empat kawanan teroris.

Dalam perburuan geng mereka, Polisi dengan cepat menyisir dan menggeledah kediaman terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau

Tim gabungan Polda Riau dan Polres Dumai bersenjata lengkap menggrebek satu unit gubuk kayu diduga milik satu terduga jaringan teroris di Jalan Santri Sakinah RT. 05 Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Pada Rabu (16/5/2018).

Hal ini dilaksanakan menindak lanjuti pasca penyerangan terduga teroris di Mapolda Riau Rabu (16/5/2018). Pasalnya terduga teroris yang ditembak mati terindentifikasi warga Dumai.

Tim yang dibagi menjadi dua bergerak ke beberapa titik lokasi diduga tempat tinggal pada terduga teroris.

Titik pertama yang menjadi lokasi penggrebekan yakni rumah terduga Mursalim alias Ical alias Pak Ngah di Jalan Santri Assakinah, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai. Mursalim (42) alias Ical alias Pak Ngah yang diduga salah satu terduga teroris yang tewas di Mapolda Riau pada saat aksi teror berlanjut.

Bahkan diduga Pak Ngah adalah Amir atau pimpinan ISIS wilayah kota Dumai.

Polisi bergerak dengan dua unit truk dalmas dan dua unit mobil double cabin. Kapolres Dumai, AKBP Restika PN memimpin langsung tim tersebut.

Lokasi rumah terduga pelaku berada cukup jauh dari jalan Raya Dumai-Pakning. Berada di pertengahan kebun sawit, namun siapa sangka lokasi itu menjadi tempat terduga menyusun strategi penyerangan Mapolda Riau.

Itu dibuktikan dengan beberapa barang bukti yang diamankan di lokasi. Ada beberapa senapan angin, panah beserta busur dan senjata tajam lainnya.

“Kami belum bisa menjelaskan secara detil, masih melakukan proses pengembangan,” pungkasnya

Saat penggrebekan, lokasi disterilkan bahkan wartawan tidak dibenarkan mendekati lokasi demi alasan keamanan.

Namun sayangnya tempat itu sudah ditinggal pergi para penghuninya, tidak ada orang didalamnya.

Pada kesempatan yang sama, tim lainnya yang dipimpin oleh Wakapolres Dumai Kompol Yudi Palmi juga menggledah rumah terduga teroris lainnya yang ditembak mati, Suwardi yang berada di Jalan Raya Lubuk Gaung RT 03 Kelurahan Lubuk, Gaung, Kecamatan Sei Sembilan Kota Dumai. Beberapa barang bukti diamankan dari rumah terduga, bahkan beberapa keluarga pelaku juga turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian tim berkumpul ke Polsek Dumai Timur untuk melanjutkan penggrebekan tempat lainnya yang berada di Kecamatan Dumai Timur Jalan Pendowo Gang Mekar RT. 06 Kelurahan Bukit Batrem I, Kecamatan Dumai Timur.

Rumah tersebut diduga merupakan rumah terduga Adi Sofyan dan Aan Sentosa. Di sana tim mengamankan Aan Sentosa bersama beberapa keluarga lainnya, namun sayangnya pihak kepolisian belum memastikan apakah mereka terlibat atau tidak, karena masih dalam pemeriksaan.

Leave a Reply