Inilah Daftar 15 Napi Yang Diduga Gunakan Fasilitas Mewah LP Cibinong, Ada Sambo, Harvey Moeis Hingga Indra Kenz

Info terbaru, Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) pada Jumat (25/9/2026) mengungkap lagi sedikitnya ada 15 terpidana kasus besar yang diduga pernah menempati atau menggunakan fasilitas tersebut. Dari Ferdy Sambo, Harvey Moeis hingga Indra Kenz.

Tampilan salah satu ruangan di fasilitas mewah Lapas kelas IIA Cibinong Jawa Barat. (Istimewa)

Jakarta, EDITOR.ID,- Praktek dugaan korupsi dan layanan istimewa terhadap Napi “kaya” menerpa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong di Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hal tersebut usai Ombusdman RI membongkar fasilitas mewah berupa “Vila” di dekat rumah dinas Kepala Lapas Cibinong.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan tim Ombudsman, ditemukan sebuah bangunan yang memiliki sejumlah fasilitas layaknya rumah tinggal. Bangunan tersebut dilengkapi AC, televisi, kulkas, kamar mandi dalam, mini golf, gym hingga mobil mewah berada.

Lantas siapakah penikmat fasilitas mewah tersebut. Jika itu untuk rumah pegawai Lapas atau pejabatnya mungkin terlalu “wah”. Pasti ada orang yang punya duit melengkapi fasilitas tersebut. Merekalah diduga yang menikmati ruangan demi ruangan mewah berfasilitas AC, televisi, Kulkas hingga Gym.

Nah dalam info terbaru, Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) pada Jumat (25/9/2026) mengungkap lagi sedikitnya ada 15 terpidana kasus besar yang diduga pernah menempati atau menggunakan fasilitas tersebut. Dari Ferdy Sambo, Harvey Moeis hingga Indra Kenz.

Ada Ferdy Sambo, Harvey Moeis Hingga Pelaku Korupsi ASABRI

Salah satu yang menjadi perbincangan publik disebut-sebut mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo. Ia disebut berada di kawasan yang dikenal sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Berdasarkan informasi, Sambo disebut berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Ia juga disebut beberapa kali berada di blok yang berada di samping gereja.

Harvey Moeis Pengemplang Korupsi Timah Triliunan

Kemudian juga ada nama Harvey Moeis, terpidana dalam perkara korupsi tata kelola perdagangan timah. Ia juga disebut sebagai salah satu narapidana yang memperoleh fasilitas tersebut.

Selain itu, terdapat sejumlah terpidana kasus Asabri, yakni Heru Hidayat, Teddy Tjokrosaputro, dan Pieter Rasiman.

Nama Mochtar Riza Pahlevi Tabrani juga disebut sebagai salah satu narapidana yang mendapat fasilitas tersebut.

Sementara dari perkara importasi gula, terdapat nama Wisnu Hendraningrat, Hansen Setiawan, Indra Suryaningrat, dan Tony Wijaya Ng yang disebut turut menikmati fasilitas mewah di dalam lapas.

Terpidana perkara Waskita Karya, Bambang Rianto, juga disebut menjadi salah satu penghuni yang mendapatkan fasilitas tersebut.

Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Ikut Nikmati

Begitu pula mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono, yang saat ini menjalani pidana di Lapas Cibinong.

Nama lainnya adalah Indra Kesuma alias Indra Kenz, terpidana perkara Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Berdasarkan putusan pengadilan, Indra Kenz dinyatakan terbukti melakukan penyebaran berita bohong dan menyesatkan, yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik serta tindak pidana pencucian uang.

Mantan Walikota Bekasi

Selain itu, mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen juga disebut pernah berada di sejumlah area yang berkaitan dengan fasilitas tersebut.

Berdasarkan informasi, Pepen terkadang berada di kawasan SAE dan pada kesempatan lain berada di Blok Bravo atau Blok B.

Kemudian mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan yang merupakan terpidana perkara korupsi dan TPPU juga disebut pernah mendapatkan fasilitas mewah tersebut. Namun, Zainudin kini telah memperoleh pembebasan bersyarat sehingga tidak lagi tercatat sebagai penghuni aktif Lapas Cibinong.

Ombudsman RI Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Sebelumnya Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mengungkap temuan hunian mewah dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat (Jabar). Menurut Komisioner ORI Syafrida R. Rasahan, ada beberapa kelas kamar yang didapati oleh petugas Ombudsman dalam inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (23/9).

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (24/9), Syafrida menunjukkan bukti rekaman video yang diambil saat sidak. Dalam rekaman video tersebut memang tampak beberapa jenis kamar. Perbedaannya ada pada luas serta sejumlah fasilitas seperti sofa, kasur, televisi berukuran besar, dan kamar mandi lengkap dengan toilet duduk.

”Silakan dilihat ini kami masuk ke lapas yang kami temukan, nah ini ketika kami masuk, kami temukan pintu. Kemudian di dalam pintu itu terdapat fasilitas kamar sesuai dengan standar yang tadi saya bilang ada tipe suite, ada tipe deluxe, ada tipe standarnya,” ungkap Syafrida.

Tidak hanya itu, Ombudsman turut menunjukkan beberapa kamar lain. Fasilitasnya juga sama, tersedia TV berukuran besar dan sejumlah peralatan rumah tangga. Termasuk kulkas beserta isinya. Dalam kulkas tersebut tampak beberapa jenis minuman yang diantaranya disebut oleh Syafrida sebagai minuman keras atau miras.

”Fasilitasnya ada TV, makanan di dalam kulkas yang cukup lengkap, dan di tempat pembuangan sampah kami menemukan botol-botol miras kosong yang menurut kami berarti patut diduga itu sudah berlangsung cukup lama,” imbuhnya.

Inilah Daftar Penghuni Lapas Cibinong yang Dirilis MAKI

Daftar penghuni Lapas Cibinong yang diduga menikmati fasilitas mewah sebagai berikut :

1, Ferdy Sambo – Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri
2, Heru Hidayat – Mantan Petinggi ASABRI
3, Teddy Tjokrosaputro – Kasus ASABRI
4, Pieter Rasiman – Kasus ASABRI
5, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani – Kasus ASABRI
6, Wisnu Hendraningrat – Kasus Importansi Gula
7, Hansen Setiawan – Kasus Importansi Gula
8, Indra Suryaningrat – Kasus Importansi Gula
9, Tony Wijaya Ng. – Kasus Importansi Gula
10, Bambang Rianto – Kasus BUMN Waskita Karya
11, Harvey Moeis – Kasus Korupsi Timah di Bangka
12, Andhi Pramono – Kepala Bea Cukai Makassar, Kasus Korupsi di Bea Cukai
13, Rahmat Effendi alias Pepen – mantan Wali Kota Bekasi kasus korupsi
14, Indra Kesuma alias Indra Kenz – Kasus Investasi Bodong, Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
15, Zainudin Hasan – mantan Bupati Lampung Selatan Kasus Korupsi.

Leave a Reply