TNI Pamerkan Kekuatan Rudal Balistik dan Tank Harimau di HUT ke-80

Persenjataan utamanya berupa meriam kaliber 105 milimeter dengan jarak capaian lebih dari 5 kilometer tergantung jenis munisi, sementara jarak tembak efektifnya sekitar 3 kilometer.

Rudal Balistik KHAN Milik TNI Angkatan Darat dari Pabrik Roketsan Turki Akan Dipamerkan di HUT TNI ke-80

Jakarta, EDITOR.ID,- Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memamerkan senjata tercanggih milik mereka, Rudal Balistik Khan PDM-600 yang memiliki daya jangkau 250 kilometer dengan pemandu radar elektronika. TNI juga akan memperkenalkan alutsista terbaru andalan TNI Angkatan Darat, Tank Harimau.

Kedua senjata super modern TNI itu akan dipajang dalam arena TNI AD Fair 2025 di Silang Timur Monas, Jakarta, Sabtu. Salah satu andalan alat tempur TNI AD adalah Tank tempur Harimau. Tank ini merupakan hasil kerja sama Indonesia dan Turki yang diproduksi di dalam negeri.

“Alutsista paling baru di TNI AD adalah Tank Harimau, hasil kerja sama Indonesia-Turki yang diproduksi di dalam negeri. Itu menjadi kebanggaan kita,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Wahyu Yudhayana dalam pameran itu.

Tank Harimau memiliki bobot sekitar 30 ton dengan dimensi panjang 7 meter, lebar 3,2 meter, dan tinggi 2,62 meter. Kendaraan ini mampu melaju hingga 70 kilometer per jam dengan jarak jelajah 600 kilometer.

Persenjataan utamanya berupa meriam kaliber 105 milimeter dengan jarak capaian lebih dari 5 kilometer tergantung jenis munisi, sementara jarak tembak efektifnya sekitar 3 kilometer.

Tank tersebut mulai diproduksi pada 2019 dan tiba di Indonesia sejak 2021. Saat ini TNI AD telah mengoperasikan 18 unit Tank Harimau.

Selain itu, TNI AD juga memamerkan alutsista lain seperti Panser Anoa, Leopard, helikopter, serta perlengkapan komunikasi dan konstruksi. Sejumlah pengunjung tampak antusias berfoto di depan kendaraan tempur yang dipamerkan.

Asisten Logistik KSAD Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan menjelaskan pameran ini tidak hanya menampilkan peralatan pertahanan, tetapi juga menghadirkan stan edukasi dan layanan publik.

“Pengunjung dipersilakan bertanya tentang TNI AD, mulai dari rekrutmen hingga ketahanan pangan, sejarah atau hal lain yang berkaitan dengan TNI AD di jajaran stand yang ada,” ujarnya.

Wahyu juga menyinggung alutsista strategis lain yaitu Roket Khan PDM-600 yang telah dikerahkan ke Kalimantan Timur. Namun, alutsista itu belum dipamerkan di Monas karena masih dalam tahap serah terima.

“Rudal ini pengirimannya baru batch pertama. Jadi belum diserahterimakan kepada kami. Nanti rencana pada awal tahun 2026, saat pengiriman batch kedua, itu akan ada penyerahan,” katanya.

Pameran TNI AD Fair 2025 merupakan rangkaian HUT ke-80 TNI dan berlangsung dua hari, 20-21 September, dengan menghadirkan 22 stand satuan TNI AD serta panggung hiburan rakyat.

Sumber: Antara

Leave a Reply