Tewas Tertimbun 1 Pekerja Saat Bikin Basement Ruko, Kapolsek Duren Sawit: Pemilik Proyek Kami Periksa

Tewasnya 1 orang pekerja akibat terperosok dan tertimbun saat sedang membuat basement untuk mendirikan sebuah Rumah dan Toko (Ruko) yang terletak di jalan Radin Inten II no 93, Duren Sawit Jakarta Timur pada Senin sore (31/7/2023), Kapolsek Duren Sawit, Sutikno: Pemilik proyek akan kami periksa

Gulkarmat bersama BPBD Jakarta Timur berupaya menyelamatkan dua pekerja proyek yang tertimbun tanah, saat itu dua pekerja proyek tersebut sedang melakukan pengerjaan basement gedung perkantoran tersebut.

Menurut informasi yang dihimpunnya di TKP sebenarnya ada tiga pekerja yang tertimbun saat sedang menggali untuk pembuatan fondasi dan basement di bawah sebuah bangunan — ketiganya terperosok.

Jadi seluruhnya ada 3 pekerja yang tertimbun tanah. “Itu infonya yang satu kritis, yang satunya selamat,” kata Komandan Peleton di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Diki Maewadi.

Korban yang berada dalam kondisi kritis bernama Sukardis (33 tahun).

Dua lainnya adalah Deni Ramdani (36 tahun) yang ditemukan dalam kondisi selamat dan Usmana (45 tahun) yang masih dalam proses pencarian. 

Pekerjaan penggalian itu menjadi bencana, kata Sukendar dari Satgas BPBD Jakarta Timur, menjelang pukul 16.00 WIB.

“Sekitar pukul 17.50 WIB terjadi tanah longsor atau pergeseran tanah akibat kecelakaan kerja,” ucapnya.

Hingga pukul 20.06 WIB, proses pencarian satu korban pekerja yang tertimbun tanah masih terus dilakukan oleh petugas Gulkarmat dan petugas BPBD Jakarta Timur.

Gatot menerangkan peristiwa itu terjadi saat kedua pekerja itu sedang melakukan pekerjaan di sebuah basement kantor. Kemudian, bangunan tersebut tiba-tiba runtuh.

“Secara tiba-tiba bangunan rumah (bedeng pekerja) runtuh beserta tanah sehingga menimbun beberapa pekerja yang berada persis di bawah tebing bangunan proyek,” tuturnya

Satu pekerja berhasil dievakuasi, sedangkan satu lainnya sempat dinyatakan menghilang dan akhirnya diketemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa lagi.

Gatot Sulaeman mengatakan jenazah korban ditemukan setelah proses evakuasi selama sekitar tiga jam.

“Jenazah korban yang meninggal dalam kondisi masih utuh. Artinya (bagian tubuh) yang terjepit (puing bangunan) dapat kita evakuasi,” kata Gatot

“Total korban ada dua orang, satu korban sudah ditemukan dalam kondisi hidup,” ungkap Gatot.

“Korban pertama dibawa ke RS Duren Sawit (kondisi hidup), korban kedua dibawa ke RS POLRI (kondisi meninggal dunia),” pungkasnya.

Tiga orang pekerja selesai dievakuasi dari kedalaman 6 meter pada pukul 22.30 WIB.

Satu orang pekerja ditemukan dalam kondisi meninggal dunia bernama Sukardi (33 tahun) dan dua orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat atas nama Usman (45 tahun) dan Deni (36 tahun).

Sebelumnya ketiga korban tersebut dibawa ke RS Polri dan RSUD Duren Sawit, Jakarta Timur.

Korban yang meninggal dunia akan di autopsi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati guna mengetahui penyebab kematiannya.

Leave a Reply