Tembus Lebih 1000 Mayat, TPU Tangsel Nyaris Penuh

pemakaman jenazah covid di tpu jombang tangsel

EDITOR.ID, Tangerang Selatan,- Setiap hari pasien Covid-19 menghembuskan nafas terakhir. Jumlahnya terus meningkat karena tak terselamatkan oleh penanganan medis. Akibatnya ratusan jenazah pasien Covid harus mengantre untuk dikuburkan Kondisinya sungguh miris dan memilukan.

Ketersediaan lahan pemakaman kian kritis sebagai imbas dari angka kematian per hari akibat wabah covid-19, di Kota Tangerang Selatan kian menggila.

Salah satunya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di TPU ini mencatat lonjakan jumlah pemakaman jenazah Covid-19.

Ada lebih dari 1.000 jenazah Covid-19 telah dimakamkan di TPU Jombang Ciputat. Setiap hari, TPU ini memakamkan 33 jenazah pasien covid-19. Petugas pemakaman mengungkapkan luas lahannya kian menipis. TPU mulai kewalahan menerima jenazah.

Kepala TPU Jombang, Tabroni mengatakan kini jumlah pemakaman jenazah Covid-19 sudah tembus lebih dari 1.000 jenazah. “Sampai hari ini, jumlah pasien covid-19 yang meninggal dan dimakamkan di TPU Jombang berjumlah 1.383 jenazah. Angkanya naik terus,” kata Kepala TPU Jombang, Tabroni di lokasi, Kamis (8/7/2021).

Dia menjelaskan pada 7 Juli 2021, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dan dimakamkan di TPU Jombang mencapai 33 jenazah. Hari sebelumnya, pada 6 Juli 2021 jumlahnya 37 jenazah.

“Untuk bulan Juli 2021 berjalan saja, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dan dimakamkan di TPU Jombang ada 272 jenazah. Melewati bulan sebelumnya, Juni 2021 dengan 271 jenazah,” ucapnya.

Ratusan jenazah tersebut dikuburkan di blok pertama pemakaman khusus Covid-19 yang kini sudah penuh dan tidak bisa menampung jenazah baru. Untuk itu, Tabroni menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sudah menyiapkan lahan baru yang khusus digunakan untuk menampung jenazah pasien Covid-19.

Tabroni menuturkan, hingga saat ini pihaknya mengaku dapat menampung prosesi pemakaman meski lebih dari seribu jenazah Covid-19 telah dimakamkan.

warga berdoa di makam keluarganya usai pemakaman dengan protokol covid 19 di tpu rorotan, cilincing, jakarta, minggu foto antara muhammad adimaja
warga berdoa di makam keluarganya usai pemakaman dengan protokol covid 19 di tpu rorotan, cilincing, jakarta, minggu foto antara muhammad adimaja

Pasalnya, TPU Jombang masih memiliki lahan seluas 2 hektare untuk tampung prosesi pemakamannya bagi warga Kota Tangsel.

“Lahan masih mencukupi, kami lagi menggarap juga lahan yang dibawah. Lagi perluasan,” jelasnya.

Sementara, dari total keseluruhan prosesi pemakaman jenazah Covid-19, papar Tabroni, rekor terbanyak terjadi di bulan Juni 2021 ini.

Menurutnya hal itu tercatat di dalam data proses pemakaman khusus infeksi Covid-19 yang dilakukan sejak Maret 2020 kemarin.

“Sepanjang kami memakamkan Covid-19 yang paling tinggi bulan ini. Rekor awal itu Januari 148 jenazah, sudah dilampaui di bulan ini,” pungkasnya.

Tak Lagi Pakai Peti Mati

Jenazah Covid-19 di Kota Tangerang Selantan (Tangsel) tidak lagi pakai peti mati.

Namun kini, jenazah Covid-19 dimakamkan dengan menggunakan kantong mayat atau kantong khusus jenazah.

Ketidaktersediaannya peti mati di Kota Tangsel hingga memakai kantong mayat dibenarkan oleh Kasie Disperkimta Kota Tangsel, Nazmudin.

Nazmudin akui, jenazah yang dimakamkan dengan prosedur infeksi Covid-19 kini tanpa menggunakan peti mati.

Hal tersebut kini sudah terjadi di TPU Jombang, Ciputat.

Hal itu terjadi karena ketersediaan stok peti mati sulit didapatkan keluarga jenazah seiring kasus kematian infeksi Covid-19 melonjak.

“Iya sudah ada yang tidak pakai peti, kehabisan, karena lumayan melonjak,” ujarnya saat dikonfirmasi, pada Jumat (25/6/2021) silam.

Nazmudin mengatakan, tidak adanya ketersediaan peti mati akibat wilayah kerjanya yang tidak memiliki produsen tetap.

Menurutnya saat ini pihaknya mengandalkan produsen peti mati dari wilayah Tangerang.

“Kan kalau kita enggak produsen peti mati, jadi kita ambil dari Tangerang,” katanya.

Tak adanya persediaan peti mati, pihaknya mulai membiarkan pemakaman protokol covid-19 hanya dimakamkan dengan kantong mayat.

Kata ia, pihaknya hanya pasrah mengingat terus melonjaknya kasus kematian akibat infeksi Covid-19.

“Pakai kantong khusus jenazah. Kalau memang tidak ada ya kita tidak pakai peti, apa adanya,” pungkasnya.

Antrean Pemakaman Jenazah Covid-19

Sementara itu Tempat Permakaman Umum (TPU) Rorotan yang terletak di Cilincing, Jakarta Utara, disiapkan untuk jenazah Covid-19. TPU ini memiliki lahan seluas 3 Hektare

Meski begitu pemerintah khususnya Pemprov DKI berharap TPU tak terisi para jenazah. Seiring meningkatnya korban akibat terpapar Covid-19, Sejak Maret 2020 TPU Rorotan sudah memakamkan lebih dari seribu jenazah yang terpapar covid-19.

“Disiapkan tiga hektare. Jenazah pasien covid-19 akan dibawa ke TPU Rorotan sehingga semua bisa terkonsentrasi,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu, (23/06/2021).

Ambulans yang mengantarkan jenazah datang dari berbagai daerah di wilayah DKI Jakarta, termasuk dari kota penyangga.

Anies pun mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk mengurangi mobilitas di tengah kasus Covid-19 yang masih terus melonjak.

Adapun kegiatan pemakaman di TPU Rorotan berlangsung dari pukul 08:00 – 23:00 WIB. Petugas mengerahkan 2 unit mini eskavator untuk menggali makam. (tim)

Leave a Reply