Jakarta, EDITOR.ID,- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan akan merombak 50 pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen) Pajak. Mereka konon akan diganti mulai Jumat (6/2/2026). Pergantian pejabat ini dalam rangka “bersih-bersih” pengelolaan pajak dari pejabat yang selama ini kurang berintegritas.
Apakah benar pergantian ini ada kaitannya dengan banyaknya pejabat Kemenkeu yang belakangan ini terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK?
Purbaya menegaskan proses tersebut dilakukan pada Jumat. “Hari Jumat. (Rotasi pegawai) Pajak hari Jumat,” tegas Purbaya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (4/2).
Lebih lanjut Mantan Dirut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini memastikan bahwa 50 pejabat yang diganti merupakan jumlah yang sudah masuk dalam daftar tahap pertama. Perombakan ini berlanjut pada tahap berikutnya.
“Mungkin angka yang baru masuk baru 50 sekarang. 50 dulu saja hari Jumat,” jelas Purbaya.
Kabar pergantian pejabat di lingkungan pajak ini sejatinya sudah pernah disampaikan Purbaya. Hanya saja pada Rabu (4/2) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor pajak Banjarmasin. Namun, rotasi ini tidak berhubungan dengan OTT tersebut.
Menurut dia, setelah tahap pertama selesai akan ada perombakan lanjutan yang menyasar pejabat di level lebih bawah. Namun ia belum merinci siapa saja yang akan diganti maupun posisi yang terdampak. “Nanti habis itu akan ada susulannya di bawahnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Purbaya sempat menyebut bahwa akan melakukan rotasi 70 pejabat di lingkungan pajak. Namun, angka tersebut berkurang menjadi hanya 50 pejabat.
Sementara itu, pada Selasa (27/1) Purbaya menegaskan komitmennya melakukan pembenahan besar-besaran atau mengobrak-abrik kinerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nantinya, hampir seluruh pejabat Bea Cukai bakal diganti, kecuali Direktur Jenderal (Dirjen).
Purbaya menyebut, upaya obrak-abrik pegawai di Bea Cukai itu akan dilakukan secepatnya. Bahkan, ia menyebut akan mulai dilakukan secara serius mulai besok.
“Saya sedang perbaiki Bea Cukai dan Pajak. Ini serius. Besok diobrak-abrik tuh salah satu,” kata Purbaya dalam Indonesia Fiscal Forum di Jakarta, Selasa (27/1).
Dia menekankan perombakan itu bertujuan memperbaiki cara kerja otoritas pajak dan kepabeanan, sekaligus menutup celah kebocoran yang selama ini kerap terjadi. “Itu harusnya akan memperbaiki cara kerja pajak dan Bea Cukai dan harusnya yang bocor-bocor itu nggak akan terjadi lagi,” tambahnya.
Khusus di Bea Cukai, Purbaya menyebut akan memberikan “kejutan” yang cukup drastis dalam waktu dekat. Seluruh pejabat di sekitar Dirjen Bea Cukai akan diganti.
“Di Bea Cukai akan saya kasih kejutan agak drastis. Jadi, saya ganti semua pejabatnya selain Dirjen. Di sekeliling Dirjen saya tukar semuanya,” tegas Purbaya. ***












