Jakarta, EDITOR.ID,- Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dan mencetak 400 kader calon pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di masa depan. Mereka dikumpulkan dalam pendidikan dan latihan Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Para peserta digembleng di Bukit Hambalang, Bogor Jawa Barat Minggu (24/5/2026).
Mereka dididik ala militer dengan latihan kedisiplinan dan rambut diplontos.
Prabowo memberikan taklimat kepada para peserta PFLP di Hambalang, yang juga merupakan lokasi rumah pribadi sang Presiden. Dalam pesannya Prabowo mengingatkan soal kedaulatan bangsa.
“Kedaulatan bangsa ditentukan oleh kualitas pemimpin masa depannya,” demikian pesan yang disampaikan dalam program tersebut.
Sebanyak 400 pegawai BUMN yang mengikuti taklimat Presiden Prabowo di Hambalang adalah peserta gelombang pertama atau bach pertama program PFLP. Dalam foto yang diunggah Sekretariat Kabinet melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, para peserta terlihat duduk dalam auditorium mengenakan pakaian seragam hitam-hitam. Peserta laki-laki tampil seragam dengan kepala plontos.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, program ini dirancang langsung oleh Presiden Prabowo untuk menyiapkan calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN pada masa depan.
Menurut Teddy, program PFLP menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan badan usaha milik negara.
Selain itu program ini dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia unggul.
“Program yang dirancang khusus oleh Bapak Presiden ini sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola BUMN melalui pembangunan sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat dan kapasitas kepemimpinan mumpuni (best heart and best mind),” tulis Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Teddy menjelaskan, program pendidikan tersebut akan berlangsung selama sembilan bulan dan dibagi ke dalam tiga tahapan utama. Tahap pertama difokuskan pada pembentukan karakter dan disiplin peserta selama tiga bulan.
Setelah itu, peserta akan mendapatkan penguatan kapasitas manajerial dan kemampuan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan.
“Penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan, serta magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN,” lanjut Teddy.
Pada tahap akhir, para peserta akan menjalani program magang di berbagai kementerian, lembaga, dan perusahaan BUMN untuk memperkuat pengalaman praktis mereka.
Teddy menegaskan, program ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia,” sebut Teddy laman Sekretariat Kabinet.
Kementerian Pertahanan membuka program PFLP Pegawai BUMN Batch 1 Tahun Anggaran 2026 di Kodiklat TNI, Serpong, Banten, Rabu, 20 Mei 2026. Dalam upacara pembukaan itu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menjelaskan bahwa program PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo menciptakan tata kelola BUMN yang baik.
Donny menyampaikan, pemerintah ingin menyiapkan sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk generasi muda. Menurut dia, melalui program PFLP yang diikuti 400 peserta hasil seleksi dari ribuan pelamar, pemerintah hendak membentuk karakter pemimpin yang bisa menjadi fondasi kepemimpinan masa depan BUMN. ***












