Pemkot Semarang Simpan Banyak PR Pembangunan, Tapi Sudah Sesuai Target

SEMARANG,EDITOR.ID, – Perencanaan program pembangunan pemerintah kota Semarang, yang kini belum tercapai secara keseluruhan mendapat perhatian politisi dari Partai Demokrat Kota Semarang. Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyoe Winarto, seharusnya semua program pembangunan sudah tercapai sesuai target yang direncanakan.

” Masih ada sedikit pekerjaan rumah dalam mengurangi dampak rob, dan banjir. Jadi program Pemkot Semarang  harus diselesaikan,” ujar pria yang akrab disapa Liluk saat membeberkan dalam Forum Group Discussion (FGD ) yang dilaksanakan oleh Forum Wartawan Balaikota (Forwakot) Semarang, Rabo (28/12/2022).

Forum Group Discussion yang bertajuk ‘Menagih Janji Semarang Semakin Hebat’, yang dilaksanakan Toko OEN, Jalan Pemuda Semarang menghadirkan nara sumber Dr Teguh Yuwono dari Undip Semarang.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Semarang yang juga GM PSIS tersebut menjelaskan, bahwa APBD hampir semuanya terserap dalam program Pemkot.

” Hanya kalau dikaitkan masalah  penganggaran, anggaran APBD kota Semarang hampir semuanya terserap dan bisa menyasar masyarakat,” tandasnya.

Meski demikian, Liluk menegaskan, bahwa pada prinsipnya sebagai legislator adalah menjadi mitra Pemkot dalam fungsi  pengawasan, penganggaran, dan legislasi dalam pembuatan perda.

“Dari kami pada prinsipnya mitra pemerintah kota semarang, dalam mendukung fungsi pengawasan, penganggaran dan pembuatan perda,” jelasnya.

Sementara itu, Pengamat Pemerintahan Undip, Dr Teguh Yuwono sebagai narasumber pembanding menyampaikan, bahwa pemkot Semarang dinilainya mencapai semua program pembangunan selama tahun 2022. Dan cukup dirasakan sampai di masyarakat secara merata.

“Menurut saya tidak harus terkait fiskal saja, karena kalau rob dan banjir adalah faktor alam. Seharusnya lebih didorong untuk konsentrasi peningkatan pendidikan, kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Teguh Yuwono mengungkapkan, misalnya masih adanya keluhan masyarakat, lamanya mengantre saat akan mendapatkan pelayanan kesehatan dan mengurus kependudukan. ” Kalau ini ditingkatkan dari IT, waktu masyarakat akan lebih cepat dan efisien,” paparnya.

Selain itu, terkait peningkatan grade puskesmas sehingga bisa melayani semua masyarakat tidak harus ke luar negeri.

“Kota Semarang jika ingin makin hebat lagi jangan lupa dalam hal peningkatan SDM, karena indikator keberhasilan atau kemajuan kota/kabupaten berkaitan dengan indeks pembangunan manusia (IPM)-nya, sekarang kota semarang berada di nomor kedua, dibawah kota Salatiga, yang dari segi urusan kesehatan, ekonomi dan urusan inovasi ekonomi lebih mudah untuk dikondisikan,” pungkas Teguh.

Pemkot Semarang Lakukan Pengentasan Kemiskinan

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, selama tahun 2022 Pemerintah Kota Semarang telah melakukan banyak hal yang sudah dilakukan, terutama untuk prioritas pemulihan ekonomi paska pandemi yang belum hilang sepenuhnya.

Leave a Reply