Pemimpin Katolik Dunia Paus Minta Bu Mega Jadi Penasehat Organisasi ini

Megawati didampingi putranya Mohamad Rizki Pratama dan putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani, serta anggota DPR RI Ahmad Basarah, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Bintang Puspayoga Bintang Puspayoga.

Ketum PDIP Megawati Soekarnputri Bertemu dengan Presiden Global Scholas Occurrentes, José María del Corral di markas besar Global Scholas Occurrentes, yang terletak di Vatikan, Roma, Italia, pada hari Selasa (4/2/2025). Foto Instagram @PuanMaharani

Jakarta, EDITOR.ID,- Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus meminta Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri untuk menjadi penasihat Global Scholas Occurrentes, sebuah organisasi yang fokus pada pendidikan dan budaya di kalangan kaum muda dari berbagai negara dan agama.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Presiden Global Scholas Occurrentes, José María del Corral, kepada Megawati di markas besar Global Scholas Occurrentes, yang terletak di Vatikan, Roma, Italia, pada hari Selasa (4/2/2025).

Megawati didampingi putranya Mohamad Rizki Pratama dan putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani, serta anggota DPR RI Ahmad Basarah, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Bintang Puspayoga Bintang Puspayoga.

Juga didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi. Kemudian Guru Besar Fakultas Hubungan Internasional Universitas St.Petersburg Connie Rahakundini Bakrie dan dan Wakil Kepala BPIP Rima Agristina. Sementara itu, Jose Maria didampingi Fr. Marcin Schmidt.

Pertemuan berlangsung penuh keakraban dengan membahas sejarah panjang hubungan antara Vatikan dan Soekarno yang merupakan Presiden Pertama RI sekaligus ayah Megawati.

Megawati menanggapi permintaan Paus untuk membantu Scholas, sebuah inisiatif yang mereka diskusikan saat bertemu di Vatikan pada akhir tahun 2023.

Setelah menerima dokumen permintaan dan berdiskusi lebih lanjut, Megawati memberikan sinyal positif untuk bekerja sama mencapai tujuan tersebut.

Dalam pervincangan tersebut, Jose Maria menjelaskan Paus Fransiskus mendirikan Universitas Makna (the Universidad del Sentido) atau University of Meaning, sebuah universitas otonom baru yang berkantor pusat di Vatikan dan dikelola Scholas Occurrentes belum lama ini.

Scholas Occurrentes adalah organisasi yang didirikan Paus Fransiskus untuk mempromosikan pendidikan inklusif, solidaritas, dan budaya perdamaian di seluruh dunia. Organisasi yang berbasis di Vatikan ini memiliki jaringan lebih dari 70 negara, termasuk Indonesia.

Sebagai tawaran menarik, dia menyediakan 100 beasiswa bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di universitas tersebut.

Di akhir pertemuan, Jose Maria menghadiahi sebuah topi putih dengan logo Scholas kepada Megawati dan Fr. Marcin Schmidt menyerahkan plakat kepada Megawati. Sementara Puan menyerahkan miniatur batik kepada Jose Maria, diakhiri foto bersama dengan Megawati, Puan dan Pratama.

Megawati diminta oleh gerakan pendidikan global yang telah dirintis oleh Paus Fransiskus saat menjabat sebagai Uskup Agung Buenos Aires untuk memberikan saran dan arahan bagi pengembangan Scholas di Indonesia. Advisory Board akan beranggotakan tokoh-tokoh nasional dengan latar belakang yang berbeda, mewakili kelompok budaya dan agama di Indonesia.

Leave a Reply