Acara pembukaan selanjutnya yakni sambutan yang disampaikan oleh Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D. (Rektor UI). Prof. Ari Kuncoro mengatakan bahwa kampus UI merupakan kampus yang memiliki histori panjang dan luar biasa, serta memiliki mahasiswa yang berasal dari seluruh penjuru negeri. Kampus UI adalah simbol Bhinneka Tunggal Ika yang sangat nyata, miniatur Indonesia.
Bersama PKKMB UI 2021 yang merupakan pintu pertama bagi mahasiswa baru, diharapkan bisa menjadi pintu awal dalam mengenal serta mendalami bagaimana Universitas Indonesia adalah kampus yang dapat bersaing secara internasional, namun juga memiliki spirit lokalitas yang dikemas dalam tradisi nusantara.
Sambutan selanjutnya yakni diberikan oleh Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. (Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi). Beliau memberikan selamat datang dan semangat kepada para mahasiswa baru Universitas Indonesia.
Nadiem Makarim juga menjelaskan bagaimana nanti kurikulum Kampus Merdeka diaplikasikan. Kampus Merdeka akan menjamin bagaimana mahasiswa ke depan bisa merdeka semerdeka-merdekanya.
Pengantar PKKMB menjadi mata acara selanjutnya, yang disampaikan langsung oleh Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Dr. Tito Latif Indra, M.Si.
Sebagaimana tema yang diusung di hari pertama, yakni ?Memahami Jati Diri Bangsa Indonesia?, kuliah umum yang berlangsung adalah tentang materi-materi seputar tema tersebut.
Materi kuliah umum yang pertama yaitu Sejarah Peradaban dan Genetika Nusantara yang disampaikan oleh Dr. Ali Akbar (Arkeolog dan Dosen Arkeologi UI) dan Prof. Herawati Supolo (Wakil Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman).
Dr. Ali Akbar menjelaskan bagaimana akar keberagaman masyarakat Indonesia secara arkeologis. Dr. Ali juga menjelaskan bagaimana sejarah peradaban nusantara.Beliau berpesan kepada para mahasiswa tentang tugas mahasiswa yang selalu menghadapi tantangan adalah dan bagaimana bisa menyikapi perkembangan zaman yang terus berubah.
Hal ini bisa disikapi dengan terus menjunjung persatuan Indonesia yang akan memakmurkan bangsa dan memberi warna untuk Indonesia.
Sementara itu, Prof. Herawati menjelaskan bagaimana genetika bangsa Indonesia secara saintifik. Beliau juga menjelaskan darimana asal manusia Indonesia. Dengan memahami asal-usul ragam genetika masyarakat Indonesia, kita akan memahami jati diri bangsa dan dapat memahami satu sama lain dalam lingkar ke-bhinneka-an.
Materi kuliah umum selanjutnya yakni tentang ?Nilai-nilai Luhir Bangsa Indonesia? yang disampaikan oleh Amurwani Dwi L. (Ahli Geneologi), Taufik Rahzen (Budayawan), dan Ahmad Baso (Sejarawan).












