Memburu Asa Sejarah

Indra Sjafri: Myanmar Bukan Lawan yang Mudah Indra Sjafri menilai Myanmar memiliki kemampuan yang mumpuni di SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

EDITOR.ID, Jakarta,- Timnas U-22 Indonesia sore ini akan kembali berjuang untuk memburu sejarah bagi sepak bola di tanah air. Sudah 28 tahun Indonesia puasa gelar sejak menjuarai turnamen Sea Games pada 1991. Kali ini Indonesia punya asa. Namun harus melalui dua rintangan. Satu jika lolos Semifinal dan satu lagi menang di final.

Rintangan pertama akan dihadapi nanti sore. Indonesia harus menghadapi lawan tangguh yang juga juara Grup A, Myanmar. Mereka juga dalam kondisi bugar setelah punya waktu empat hari beristirahat. Sedangkan Timnas Indonesia nyaris tak punya waktu beristirahat.

Timnas U-22 Myanmar memang mempunyai waktu istirahat lebih panjang dari Indonesia menjelang laga semifinal.

Berada di Grup A yang beranggotakan lima tim, Myanmar yang keluar sebagai juara grup menuntaskan pertandingan terakhirnya di grup pada Senin (2/12/2019). Artinya, mereka mempunyai empat hari penuh yang bisa dimanfaatkan untuk berlatih dan beristirahat.

Sementara Indonesia yang berada di Grup B yang berisi enam tim, terus bertanding setiap dua hari sejak laga perdana melawan Thailand pada 26 November 2019.

Garuda Muda hanya satu kali melewati dua hari penuh tanpa laga karena jadwal berbenturan dengan pembukaan SEA Games 2019.

Meski demikian, Indra Sjafri sangat optimistis timnya mampu melangkah ke final SEA Games 2019. Dia pun mengemukakan kembali harapannya untuk bertemu dengan Vietnam, yang mengalahkan Indonesia 1-2 di Grup B, di partai puncak.

“Agama saya mengajarkan umatnya untuk selalu yakin. Saat ini kami yakin (melaju ke final). Saya tidak tahu Vietnam yakin atau tidak,” tutur pelatih yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019 itu.

Timnas U-22 Indonesia berhasil melaju ke semifinal SEA Games 2019 sebagai peringkat kedua Grup B setelah mengalahkan Laos dengan skor 4-0 pada laga terakhir grup yang berlangsung di Stadion Imus, Imus, Filipina, Kamis (5/12).

Di semifinal, skuat berjuluk Garuda Muda akan menghadapi juara Grup A Myanmar pada Sabtu (7/12/2019) mulai pukul 16.00 waktu Manila atau 15.00 WIB di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina.

Pada semifinal lainnya, juara Grup B Vietnam akan melawan peringkat kedua Grup A Kamboja di hari dan stadion yang sama, tetapi mulai pukul 20.00 waktu setempat atau 19.00 WIB.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menilai timnas Myanmar yang bakal dihadapi di semifinal SEA Games 2019 bukan lawan yang mudah dikalahkan.

Leave a Reply