Langkah Prabowo Ciptakan Efisiensi Anggaran Mendapat Dukungan dan Pujian

Kebijakan Cerdas Prabowo Akan Berdampak Cegah Korupsi, Kurangi Ketergantungan Utang LN Hingga Politik Anggaran yang Berpihak ke Rakyat

Hari ini, Prabowo kembali meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, kali ini di SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya, Bogor, Jawa Barat. Melihat antusiasme anak-anak saat menerima dan menikmati makanan bergizi di sekolah adalah kebahagiaan tersendiri. Senyum dan keceriaan mereka mencerminkan harapan besar bagi masa depan Indonesia. Foto Instagram Kanal @Prabowo

Jakarta, EDITOR.ID,- Langkah Presiden RI Prabowo Subianto melakukan penghematan pengeluaran atau efisiensi anggaran di APBN mendapatkan pujian dari berbagai kalangan. Diantaranya datang dari Edi Winarto, Direktur Peneliti dari Indonesian Public Wacth Integrity (IPWI).

Menurut Edi Winarto, kebijakan Presiden Prabowo menghemat anggaran negara sebesar Rp 306 triliun akan menciptakan implikasi positif bagi perjalanan bangsa ini menjadi lebih terukur. Selain itu, penghematan anggaran yang dilakukan Prabowo akan mencegah dan mengurangi munculnya potensi korupsi di kalangan birokat.

“Kebijakan Pak Prabowo menghemat dan memperketat penggunaan APBN adalah sebuah putusan cerdas dan bijak, sebab langkah ini akan menyelamatkan kebocoran anggaran APBN kita selama ini,” ujarnya.

Kemudian Edi Winarto merinci dampak positif dari kebijakan penghematan pengeluaran dan efisiensi anggaran APBN.

1. Politik Anggaran Kini Berpihak ke Rakyat

Menurut Edi Winarto dengan penghematan anggaran APBN, Prabowo dinilainya telah melakukan politik anggaran APBN yang berpihak kepada rakyat.

“Selama ini politik anggaran APBN kita prosentasenya lebih besar untuk belanja pegawai ketimbang digunakan untuk mendorong kesejahteraan buat rakyat. Anggaran APBN lebih banyak dihambur-hamburkan untuk perjalanan dinas, mobil dinas, pembelian alat-alat yang terlalu elitis, tapi tak bermanfaat buat rakyat” kata Edi Winarto.

“Di era pemerintahan saat ini Pak Prabowo telah menunjukkan goodwill sebagai pemimpin negeri ingin mengembalikan pemasukan APBN yang didapat dari pembayaran pajak dan kekayaan alam kita, untuk digunakan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan manfaat bagi rakyat,” imbuhnya.

Politik anggaran APBN pro rakyat yang dilakukan Presiden Prabowo itu tercermin dari penggunaan anggaran APBN untuk memberikan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah. “Ini adalah capital besar yang dibangun Pak Prabowo untuk menaikkan derajat kesehatan dan kemampuan intelektual anak-anak generasi masa depan kita menjadi lebih kompetitif di percaturan dunia,” katanya.

2. Cegah Korupsi

Penghematan pengeluaran dan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden RI Prabowo, menurut Edi Winarto juga akan berdampak pada upaya pencegahan budaya korupsi.

“Dengan berhemat, maka birokrat kita jadi lebih bergaya hidup sederhana dan hemat, tidak lagi mempertontonkan menggunakan mobil dinas sedan mewah sementara rakyat sedang kesulitan ekonomi akibat kehilangan pekerjaan,” tegasnya.

Dengan berhemat maka pejabat dan PNS yang ada di birokrasi akan bergaya hidup sederhana dan ini membuat mereka akan lebih sense atau memahami kesulitan rakyat yang sedang tertekan dalam kehidupan ekonomi sehari-hari.

Leave a Reply