Settia

Khofifah Minta Maaf Atas Terjadinya Insiden Supporter di Blitar

Editor.ID – Surabaya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan keprihatinannya dan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Timur khususnya warga Blitar, atas terjadinya insiden yang melibatkan supporter antar klub yang sedang semi final di Blitar, selasa (18/02).

Dimana, dalam insiden ini juga mengakibatkan adanya kerusakan mobil dan motor serta adanya  aparat kepolisian dan supporter yang terluka.

“Kami mewakili Pemprov Jatim dan pribadi ikut merasa prihatin dan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas adanya insiden antara supporter Persebaya dan Arema yang terjadi sore kemarin di Blitar. Karena, selain menimbulkan kerusakan tentunya juga menimbulkan kerugian bagi warga sekitar,” tutur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa(18/2/2020) malam.

Khofifah menyampaikan, pihaknya telah meminta Bakesbangpol telah mengonfirmasi kemunculan varian Covid-19 yang menggabungkan mutasi

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul VIRAL TERPOPULER: Arti Ritual ‘Kendi Nusantara’ hingga Varian Covid-19 Gabungan Omicron dan Delta, https://jatim.tribunnews.com/2022/03/15/viral-terpopuler-arti-ritual-kendi-nusantara-hingga-varian-covid-19-gabungan-omicron-dan-delta.

Provinsi untuk berkoordinasi Bakesbangpol Kab/Kota untuk mendata dampak yang terjadi di masyarakat. Utamanya, jika terdapat kerusakan tanaman, sawah, rumah, kebun serta  warung.

Disamping itu, jika ada yang terluka dan memerlukan perawatan maka pembiayaan sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur.

“Saya sudah meminta kepada Kepala Bakesbangpol Provinsi untuk segera mendata dampak kerugian yang ditimbulkan. Dan kami juga akan segera melakukan evaluasi untuk masa-masa yang akan datang,” tuturnya.

Kerumunan Pesta Ultah Gubernur Jatim, Gus Umar: Bu Khofifah Bagian dari  Rezim, Pasti Aman - Pikiran-Rakyat.com

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada para aparat keamanan yang cepat dan sigap bertindak sehingga kerusuhan bisa segera teratasi.

“Terhadap pelaku insiden sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum,” tegas orang nomor satu di Jatim ini.

Khofifah berharap, semua pihak khususnya para supporter bisa saling menahan diri agar tidak merugikan diri sendiri dan masyarakat umum.  Selain itu, Pemprov Jawa Timur bersama aparatur kepolisian dan TNI akan melakukan langkah-langkah strategis – sinergis  jelang pelaksanaan final Piala Gubernur. Semoga semua pihak dapat membangun suasana persatuan penuh kerukunan di bumi Mojopahit – Jawa Timur. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *